FOTO: Aksi Massa Selamatkan APBD Jakarta

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Aksi ini untuk mendukung politikus PSI William Aditya yang disorot karena kritiknya terhadap transparansi penyusunan anggaran Pemprov DKI. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Aksi ini untuk mendukung politikus PSI William Aditya yang disorot karena kritiknya terhadap transparansi penyusunan anggaran Pemprov DKI. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut DPRD DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta untuk transparansi atau terbuka terhadap publik. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut DPRD DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta untuk transparansi atau terbuka terhadap publik. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi mengenakan topeng William Aditya saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta menghormati serta mendukung anggota DPRD dari fraksi PSI itu (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi mengenakan topeng William Aditya saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta menghormati serta mendukung anggota DPRD dari fraksi PSI itu (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Aksi ini untuk mendukung politikus PSI William Aditya yang disorot karena kritiknya terhadap transparansi penyusunan anggaran Pemprov DKI. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Aksi ini untuk mendukung politikus PSI William Aditya yang disorot karena kritiknya terhadap transparansi penyusunan anggaran Pemprov DKI. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi mengenakan topeng William Aditya saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut DPRD DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta untuk transparansi atau terbuka terhadap publik. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi mengenakan topeng William Aditya saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut DPRD DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta untuk transparansi atau terbuka terhadap publik. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi mengenakan topeng William Aditya dan membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut Badan Kehormatan DPRD Jakarta menghormati serta mendukung anggota DPRD dari fraksi PSI itu (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi mengenakan topeng William Aditya dan membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Mereka menuntut Badan Kehormatan DPRD Jakarta menghormati serta mendukung anggota DPRD dari fraksi PSI itu (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Aksi ini untuk mendukung politikus PSI William Aditya yang disorot karena kritiknya terhadap transparansi penyusunan anggaran Pemprov DKI. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Massa Aliansi Masyarakat Untuk Transparansi membentangkan poster saat aksi damai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (4/12/2019). Aksi ini untuk mendukung politikus PSI William Aditya yang disorot karena kritiknya terhadap transparansi penyusunan anggaran Pemprov DKI. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)