FOTO: Aksi Teatrikal Suarakan Darurat Iklim di Indonesia

·Bacaan 1 menit
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Aliansi Perlawanan Iklim melakukan aksi damai di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (5/11/2021). Massa menyerukan bahwa bumi sedang darurat serta krisis iklim namun dibiarkan karena negara hanya melindungi oligarki dan bisnisnya, bukan masa depan seluruh rakyat Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel