FOTO: Aktivis dan Keluarga Korban Gelar Aksi Kamisan ke-706

·Bacaan 2 menit
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sudah 706 kali, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Aktivis dan keluarga serta korban pelanggaran HAM masa lalu melakukan Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Kamis (25/11/2021). Sejak 18 Januari 2007, para korban dan keluarga menuntut tanggung jawab negara dalam menuntaskan kasus pelanggaran HAM di Indonesiaa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel