FOTO: Antisipasi Banjir, Lumpur Kali Ciliwung Dikeruk

·Bacaan 1 menit
Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Warga memancing dekat kendaraan alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk memperbesar daya tampung sekaligus mengantisipasi banjir pada musim hujan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Warga memancing dekat kendaraan alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk memperbesar daya tampung sekaligus mengantisipasi banjir pada musim hujan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Warga memancing dekat kendaraan alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk memperbesar daya tampung sekaligus mengantisipasi banjir pada musim hujan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen KBB, Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Dinas SDA DKI Jakarta terus melakukan pengerukan dan pengurasan kali, waduk, dan saluran air melalui kegiatan Gerebek Lumpur. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen KBB, Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Dinas SDA DKI Jakarta terus melakukan pengerukan dan pengurasan kali, waduk, dan saluran air melalui kegiatan Gerebek Lumpur. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen KBB, Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Dinas SDA DKI Jakarta terus melakukan pengerukan dan pengurasan kali, waduk, dan saluran air melalui kegiatan Gerebek Lumpur. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Anak-anak bermain dekat alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Anak-anak bermain dekat alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Anak-anak bermain dekat alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Anak-anak berenang dekat alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk memperbesar daya tampung sekaligus mengantisipasi banjir pada musim hujan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Anak-anak berenang dekat alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk memperbesar daya tampung sekaligus mengantisipasi banjir pada musim hujan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Anak-anak berenang dekat alat berat yang tengah mengerjakan pengerukan lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk memperbesar daya tampung sekaligus mengantisipasi banjir pada musim hujan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen KBB, Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Dinas SDA DKI Jakarta terus melakukan pengerukan dan pengurasan kali, waduk, dan saluran air melalui kegiatan Gerebek Lumpur. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen KBB, Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Dinas SDA DKI Jakarta terus melakukan pengerukan dan pengurasan kali, waduk, dan saluran air melalui kegiatan Gerebek Lumpur. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen KBB, Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Dinas SDA DKI Jakarta terus melakukan pengerukan dan pengurasan kali, waduk, dan saluran air melalui kegiatan Gerebek Lumpur. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Petugas Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menggunakan alat berat saat mengeruk lumpur di Kali Ciliwung Segmen Kanal Banjir Barat (KBB), Tanah Abang, Kamis (30/9/2021). Gerebek Lumpur dilakukan secara serentak di lima wilayah Ibu Kota. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel