FOTO: Bianglala Raksasa di Tengah Times Square New York

·Bacaan 1 menit
Biangalala raksasa yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Diberi nama Times Square Wheel, wahana ini terletak di alun-alun Broadway, di sekitar 47th dan 48th Street. (Scott Heins/Getty Images/AFP)
Biangalala raksasa yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Diberi nama Times Square Wheel, wahana ini terletak di alun-alun Broadway, di sekitar 47th dan 48th Street. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Biangalala raksasa yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Diberi nama Times Square Wheel, wahana ini terletak di alun-alun Broadway, di sekitar 47th dan 48th Street. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Pengunjung akan diberikan tiket gratis untuk 100 orang pertama yang telah menjalani vaksinasi COVID-19. (Scott Heins/Getty Images/AFP)
Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Pengunjung akan diberikan tiket gratis untuk 100 orang pertama yang telah menjalani vaksinasi COVID-19. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Pengunjung akan diberikan tiket gratis untuk 100 orang pertama yang telah menjalani vaksinasi COVID-19. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Pengunjung menikmati biangalala setinggi 110 kaki di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Tiket masuk umum tersedia seharga US$ 20 (Rp 287 ribu) per orang tapi dngan membayar US$ 35 (Rp 503 ribu), pengunjung dapat menghindari antrian. (Scott Heins/Getty Images/AFP)
Pengunjung menikmati biangalala setinggi 110 kaki di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Tiket masuk umum tersedia seharga US$ 20 (Rp 287 ribu) per orang tapi dngan membayar US$ 35 (Rp 503 ribu), pengunjung dapat menghindari antrian. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Pengunjung menikmati biangalala setinggi 110 kaki di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Tiket masuk umum tersedia seharga US$ 20 (Rp 287 ribu) per orang tapi dngan membayar US$ 35 (Rp 503 ribu), pengunjung dapat menghindari antrian. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Penyelenggara mengatakan kincir hanya akan berhenti beroperasi jika badai besar melanda. (Scott Heins/Getty Images/AFP)
Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Penyelenggara mengatakan kincir hanya akan berhenti beroperasi jika badai besar melanda. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Penyelenggara mengatakan kincir hanya akan berhenti beroperasi jika badai besar melanda. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Kincir ria yang dibuka dengan waktu terbatas itu menawarkan pemandangan kota yang baru kepada wisatawan dan warga. (Scott Heins/Getty Images/AFP)
Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Kincir ria yang dibuka dengan waktu terbatas itu menawarkan pemandangan kota yang baru kepada wisatawan dan warga. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Biangalala setinggi 110 kaki yang baru dibuka berputar di Times Square, Manhattan, New York City, Rabu (25/8/2021). Kincir ria yang dibuka dengan waktu terbatas itu menawarkan pemandangan kota yang baru kepada wisatawan dan warga. (Scott Heins/Getty Images/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel