FOTO CERITA: Potret Kehidupan Anak-Anak Kenya di Tengah Pandemi

·Bacaan 1 menit
Kevin Mutinda, 7, bekerja memecahkan batu dengan palu bersama kakak perempuan dan ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta ketika pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020.  (AP Photo/Brian Inganga)
Kevin Mutinda, 7, bekerja memecahkan batu dengan palu bersama kakak perempuan dan ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta ketika pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Kevin Mutinda, 7, bekerja memecahkan batu dengan palu bersama kakak perempuan dan ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta ketika pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Irene Wanzila, 10, membawa seember batu pecah setelah ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta ketika pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020.  (AP Photo/Brian Inganga)
Irene Wanzila, 10, membawa seember batu pecah setelah ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta ketika pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Irene Wanzila, 10, membawa seember batu pecah setelah ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta ketika pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Miriam Nyambura mengajari putranya Peter Kihika, 16, yang ingin menjadi guru tetapi sekarang bekerja pada siang hari memulung sampah di TPA terbesar di Kenya, setelah ibunya kehilangan pekerjaan dan sekolahnya ditutup karena pandemi corona, di Nairobi, 26 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)
Miriam Nyambura mengajari putranya Peter Kihika, 16, yang ingin menjadi guru tetapi sekarang bekerja pada siang hari memulung sampah di TPA terbesar di Kenya, setelah ibunya kehilangan pekerjaan dan sekolahnya ditutup karena pandemi corona, di Nairobi, 26 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Miriam Nyambura mengajari putranya Peter Kihika, 16, yang ingin menjadi guru tetapi sekarang bekerja pada siang hari memulung sampah di TPA terbesar di Kenya, setelah ibunya kehilangan pekerjaan dan sekolahnya ditutup karena pandemi corona, di Nairobi, 26 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Irene Wanzila, 10, bekerja sebagai pemecah batu bersama adik lelaki, kakak perempuan dan ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta saat pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020.  (AP Photo/Brian Inganga)
Irene Wanzila, 10, bekerja sebagai pemecah batu bersama adik lelaki, kakak perempuan dan ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta saat pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Irene Wanzila, 10, bekerja sebagai pemecah batu bersama adik lelaki, kakak perempuan dan ibunya yang kehilangan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di sekolah swasta saat pembatasan pandemi virus corona diberlakukan, di tambang Kayole di Nairobi, Kenya, 29 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Mohamed Nassur, 17, mengais besi tua untuk dijual di TPA terbesar di Kenya, tempat dia sekarang bekerja setelah ibunya kehilangan pekerjaan dan sekolahnya ditutup karena pandemi virus corona, di Nairobi, Kenya, 26 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)
Mohamed Nassur, 17, mengais besi tua untuk dijual di TPA terbesar di Kenya, tempat dia sekarang bekerja setelah ibunya kehilangan pekerjaan dan sekolahnya ditutup karena pandemi virus corona, di Nairobi, Kenya, 26 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Mohamed Nassur, 17, mengais besi tua untuk dijual di TPA terbesar di Kenya, tempat dia sekarang bekerja setelah ibunya kehilangan pekerjaan dan sekolahnya ditutup karena pandemi virus corona, di Nairobi, Kenya, 26 September 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Seorang gadis remaja yang menjadi pekerja seks setelah sekolah di Kenya ditutup pada Maret karena pembatasan virus corona, siluetnya terlihat di dinding sebuah kamar sewaan di Nairobi, pada 1 Oktober 2020. (AP Photo/Brian Inganga)
Seorang gadis remaja yang menjadi pekerja seks setelah sekolah di Kenya ditutup pada Maret karena pembatasan virus corona, siluetnya terlihat di dinding sebuah kamar sewaan di Nairobi, pada 1 Oktober 2020. (AP Photo/Brian Inganga)

Seorang gadis remaja yang menjadi pekerja seks setelah sekolah di Kenya ditutup pada Maret karena pembatasan virus corona, siluetnya terlihat di dinding sebuah kamar sewaan di Nairobi, pada 1 Oktober 2020. (AP Photo/Brian Inganga)