Foto Dalam Kepungan Empat Gunung

TEMPO.CO, Yogyakarta - Sepasang sepatu warna abu-abu terpajang bersisian dengan foto gunung dan pemandangan alam. Kulit sepatu berbahan gore tex agak mengelupas pada bagian ujung. Warnanya memudar. Dasar sepatu kumuh. Sebungkus mie instan ditempel di bagian lain bersisian dengan bongkahan batu belerang dan batu andesit. Bongkahan batu seukuran genggaman tangan manusia dibungkus plastik.

Sepatu dan mie instan menjadi bagian penting perjalanan Bert Sacre, warga Belgia yang melintasi 4 gunung merapi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Gunung Ungaran, Telomoyo, Merbabu, dan Merapi meninggalkan kesan mendalam.

Dia berjalan sepanjang 200 kilometer dengan kepungan gunung selama 12 hari. Perjalanan dimulai di Semarang pada 20 September tahun lalu. Laut Selatan Parangtritis jadi persinggahan terakhir. Seluruh perjalanan didokumentasikan menjadi 600 foto yang dipamerkan di Viavia Cafe Yogyakarta, 2-27 Maret 2013. Semua foto dilengkapi dengan info grafis.

Sacre bukan seorang fotografer profesional. Dia hanya pelancong yang senang mencari angin segar. Lelaki berusia 35 tahun ini mengatur perjalanannya. Di sepanjang perjalanan, dia berkemah untuk tidur, makan, dan memasak air. Sacre juga mampir untuk makan, minum dan tidur dengan warga.

Lanskap erupsi Merapi, vegetasi Merapi, menjadi objek foto dengan ukuran yang besar. Merapi dalam foto itu dilihat dari Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Terlihat rumah penduduk beratap genting. Sacre memotret penduduk lereng Merapi dengan mata merah. Foto itu berjudul »Looking in the evil eye of  Merapi”.

Bagi Bert Sacre pameran foto ini mengajak orang lain melakukan petualangan serupa. Berjalan menjadi cara terbaik untuk melihat dan menjelajahi negara. »Pergi ke luar, mencari angin, menghantam jalan dan mengatur beberapa tujuan untuk diri sendiri sangat menyenangkan. Banyak pemandangan indah,” kata dia kepada Tempo di ViaVia Cafe, Sabtu 2 Maret 2013.

Menurut dia, seluruh foto diambil dengan jarak yang sangat dekat. Sacre juga merekam dengan kamera video. Lanskap Gunung Kidul tempat favoritnya. »Gunung Kidul kaya pemandangan alam. Ada tempat untuk memanjat tebing. Gunung purba juga indah,” katanya. Di Parangtritis, dia merasakan kesegaran air laut pantai Selatan. »Aku celupkan tanganku di Laut Jawa. Hal yang sama juga kulakukan di Samudera Hindia.”

SHINTA MAHARANI

Terpopuler:

Ruhut Sitompul Goda Ibunda Raffi Ahmad

Fakta-fakta Menarik Jelang MU Vs Real Madrid

Pegawai Kemenag Dicurigai Gelapkan Dana Haji

Polisi Gamang Usut Golden Traders

Menolong Neneng, 2 WN Malaysia Divonis 7 Tahun

Akil Mochtar Ingin Jadi Ketua MK

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.