FOTO: Darurat COVID-19, Warga Thailand Serbu Supermarket

Orang-orang mengantre untuk membayar barang belanjaan mereka di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Keputusan ini menetapkan langkah-langkah ketat yang harus diambil otoritas dalam upaya meredam pandemi COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua/Zhang Keren)

Orang-orang mengantre untuk membayar barang belanjaan mereka di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Keputusan ini menetapkan langkah-langkah ketat yang harus diambil otoritas dalam upaya meredam pandemi COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua/Zhang Keren)

Orang-orang mengantre untuk membayar barang belanjaan mereka di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha pada Rabu (25/3) mengumumkan dekret darurat yang berlaku mulai 26 Maret hingga 30 April. (Xinhua/Zhang Keren)

Orang-orang mengantre untuk membayar barang belanjaan mereka di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha pada Rabu (25/3) mengumumkan dekret darurat yang berlaku mulai 26 Maret hingga 30 April. (Xinhua/Zhang Keren)

Seorang pria membeli bahan makanan di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Keputusan ini menetapkan langkah-langkah ketat yang harus diambil otoritas dalam upaya meredam pandemi COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua/Zhang Keren)

Seorang pria membeli bahan makanan di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Keputusan ini menetapkan langkah-langkah ketat yang harus diambil otoritas dalam upaya meredam pandemi COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua/Zhang Keren)

Seorang pekerja mengisi kembali rak barang di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Keputusan ini menetapkan langkah-langkah ketat yang harus diambil otoritas dalam upaya meredam pandemi COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua/Zhang Keren)

Seorang pekerja mengisi kembali rak barang di sebuah supermarket di Bangkok, Thailand (25/3/2020). Keputusan ini menetapkan langkah-langkah ketat yang harus diambil otoritas dalam upaya meredam pandemi COVID-19 di negara tersebut. (Xinhua/Zhang Keren)