FOTO: Demi Lindungi Demonstran, Biarawati Myanmar Berlutut di Depan Polisi Bersenjata

·Bacaan 1 menit
Suster Ann Rose Nu Tawng, biarawati Myanmar berlutut memohon kepada polisi untuk tidak menyakiti pengunjuk rasa di tengah tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). (Handout/Myitkyina News Journal/AFP)
Suster Ann Rose Nu Tawng, biarawati Myanmar berlutut memohon kepada polisi untuk tidak menyakiti pengunjuk rasa di tengah tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). (Handout/Myitkyina News Journal/AFP)

Suster Ann Rose Nu Tawng, biarawati Myanmar berlutut memohon kepada polisi untuk tidak menyakiti pengunjuk rasa di tengah tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). (Handout/Myitkyina News Journal/AFP)

Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)
Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)

Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)

Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)
Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)

Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Myitkyina di negara bagian Kachin Myanmar (8/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)

Para pengunjuk rasa lari setelah gas air mata ditembakkan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon (9/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)
Para pengunjuk rasa lari setelah gas air mata ditembakkan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon (9/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)

Para pengunjuk rasa lari setelah gas air mata ditembakkan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon (9/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)

Para pengunjuk rasa lari setelah gas air mata ditembakkan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon (9/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)
Para pengunjuk rasa lari setelah gas air mata ditembakkan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon (9/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)

Para pengunjuk rasa lari setelah gas air mata ditembakkan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon (9/3/2021). Bentrokan warga anti kudeta militer dengan aparat keamanan Myanmar masih terus berlangsung. (AFP/STR)