FOTO: Demo Anti-Lockdown di Melbourne Ricuh

·Bacaan 1 menit
Polisi mengenakan pakaian anti huru hara selama protes anti-lockdown di Melbourne, Australia, Sabtu (21/8/2021). Para pengunjuk rasa berunjuk rasa menentang pembatasan pemerintah yang ditempatkan dalam upaya mengurangi wabah COVID-19. (James Ross/AAP Image via AP)
Polisi mengenakan pakaian anti huru hara selama protes anti-lockdown di Melbourne, Australia, Sabtu (21/8/2021). Para pengunjuk rasa berunjuk rasa menentang pembatasan pemerintah yang ditempatkan dalam upaya mengurangi wabah COVID-19. (James Ross/AAP Image via AP)

Polisi mengenakan pakaian anti huru hara selama protes anti-lockdown di Melbourne, Australia, Sabtu (21/8/2021). Para pengunjuk rasa berunjuk rasa menentang pembatasan pemerintah yang ditempatkan dalam upaya mengurangi wabah COVID-19. (James Ross/AAP Image via AP)

Ratusan pengunjuk rasa berbaris di jalan selama protes anti-lockdown di Melbourne, Australia, Sabtu (21/8/2021). Para pengunjuk rasa berunjuk rasa menentang pembatasan pemerintah yang ditempatkan dalam upaya mengurangi wabah COVID-19. (James Ross/AAP Image via AP)
Ratusan pengunjuk rasa berbaris di jalan selama protes anti-lockdown di Melbourne, Australia, Sabtu (21/8/2021). Para pengunjuk rasa berunjuk rasa menentang pembatasan pemerintah yang ditempatkan dalam upaya mengurangi wabah COVID-19. (James Ross/AAP Image via AP)

Ratusan pengunjuk rasa berbaris di jalan selama protes anti-lockdown di Melbourne, Australia, Sabtu (21/8/2021). Para pengunjuk rasa berunjuk rasa menentang pembatasan pemerintah yang ditempatkan dalam upaya mengurangi wabah COVID-19. (James Ross/AAP Image via AP)

Seorang pengunjuk rasa bereaksi dari semprotan merica yang digunakan oleh polisi selama demonstrasi anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)
Seorang pengunjuk rasa bereaksi dari semprotan merica yang digunakan oleh polisi selama demonstrasi anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Seorang pengunjuk rasa bereaksi dari semprotan merica yang digunakan oleh polisi selama demonstrasi anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Polisi menyemprotkan merica ke pengunjuk rasa selama demonstrasi anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)
Polisi menyemprotkan merica ke pengunjuk rasa selama demonstrasi anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Polisi menyemprotkan merica ke pengunjuk rasa selama demonstrasi anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Para pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan selama rapat umum anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)
Para pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan selama rapat umum anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Para pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan selama rapat umum anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Para pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan selama rapat umum anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)
Para pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan selama rapat umum anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Para pengunjuk rasa berbaris di jalan-jalan selama rapat umum anti-lockdown di tengah penguncian keenam kota untuk menahan wabah virus corona di Melbourne (21/8/2021). (AFP/William West)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel