FOTO: Dukungan APBN untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

·Bacaan 1 menit
Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Seorang pria melintas di antara pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Seorang pria melintas di antara pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Seorang pria melintas di antara pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kios-kios yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Kios-kios yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kios-kios yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Bangku-bangku kosong di pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Bangku-bangku kosong di pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Bangku-bangku kosong di pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pengunjung melintas di antara pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintas di antara pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pengunjung melintas di antara pertokoan yang tutup di salah satu mal Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana pertokoan yang tutup di salah satu mal kawasan Jakarta, Selasa (26/10/2021). Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mendorong Pemulihan Ekonomi dimasa pandemi ini yang merata dengan tren penguatan ekonomi domestik dengan memanfaatkan APBN. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel