Foto: Eko Yuli Irawan Persembahkan Medali Kedua bagi Indonesia Setelah Sabet Perak di Cabang Olahraga Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020

·Bacaan 1 menit
Berhasil memimpin perolehan sementara, Eko sukses pada angkatan Snatch pertama. Dirinya berhasil mengangkat 137 kg. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)
Berhasil memimpin perolehan sementara, Eko sukses pada angkatan Snatch pertama. Dirinya berhasil mengangkat 137 kg. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Berhasil memimpin perolehan sementara, Eko sukses pada angkatan Snatch pertama. Dirinya berhasil mengangkat 137 kg. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Namun pada angkatan Snatch kedua, Eko harus gagal dan diambil alih oleh lifter Cina, Li Fabin karena berhasil mengangkat 141 kg. Angkatan Snatch ketiga pun demikian, sehingga Eko menempati urutan kedua dengan selisih 4 kg di angkatan snatch. (Foto: AFP/Pool/Chris Graythe)
Namun pada angkatan Snatch kedua, Eko harus gagal dan diambil alih oleh lifter Cina, Li Fabin karena berhasil mengangkat 141 kg. Angkatan Snatch ketiga pun demikian, sehingga Eko menempati urutan kedua dengan selisih 4 kg di angkatan snatch. (Foto: AFP/Pool/Chris Graythe)

Namun pada angkatan Snatch kedua, Eko harus gagal dan diambil alih oleh lifter Cina, Li Fabin karena berhasil mengangkat 141 kg. Angkatan Snatch ketiga pun demikian, sehingga Eko menempati urutan kedua dengan selisih 4 kg di angkatan snatch. (Foto: AFP/Pool/Chris Graythe)

Berlanjut di angkatan Clean and Jerk, Eko tanpa kesusahan berhasil mengangkat 165 kg. Namun Ia kembali disalip oleh Li Fabian setelah berhasil mengangkat 172 kg. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)
Berlanjut di angkatan Clean and Jerk, Eko tanpa kesusahan berhasil mengangkat 165 kg. Namun Ia kembali disalip oleh Li Fabian setelah berhasil mengangkat 172 kg. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Berlanjut di angkatan Clean and Jerk, Eko tanpa kesusahan berhasil mengangkat 165 kg. Namun Ia kembali disalip oleh Li Fabian setelah berhasil mengangkat 172 kg. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Eko Yuli berusaha di angkatan kedua Clean and Jerk, namun beban 172 kg masih terlalu berat untuk Eko. Pada kesempatan terakhir lifter berumur 31 tahun ini juga tak menemui hasil dan harus puas dengan urutan kedua. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)
Eko Yuli berusaha di angkatan kedua Clean and Jerk, namun beban 172 kg masih terlalu berat untuk Eko. Pada kesempatan terakhir lifter berumur 31 tahun ini juga tak menemui hasil dan harus puas dengan urutan kedua. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Eko Yuli berusaha di angkatan kedua Clean and Jerk, namun beban 172 kg masih terlalu berat untuk Eko. Pada kesempatan terakhir lifter berumur 31 tahun ini juga tak menemui hasil dan harus puas dengan urutan kedua. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Eko Yuli Irawan berhasil kumpulkan total angkatan sebanyak 302 kg terpaut 11 kg dari Li Fabian, lifter Cina. Sedangkan posisi ketiga diraih oleh Igor Son dari Kazakhtan. Hal itu membuat Eko Yuli Irawan menjadi atlet kedua penyumbang medali bagi Indonesia. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)
Eko Yuli Irawan berhasil kumpulkan total angkatan sebanyak 302 kg terpaut 11 kg dari Li Fabian, lifter Cina. Sedangkan posisi ketiga diraih oleh Igor Son dari Kazakhtan. Hal itu membuat Eko Yuli Irawan menjadi atlet kedua penyumbang medali bagi Indonesia. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Eko Yuli Irawan berhasil kumpulkan total angkatan sebanyak 302 kg terpaut 11 kg dari Li Fabian, lifter Cina. Sedangkan posisi ketiga diraih oleh Igor Son dari Kazakhtan. Hal itu membuat Eko Yuli Irawan menjadi atlet kedua penyumbang medali bagi Indonesia. (Foto: AFP/Vincenzo Pinto)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel