FOTO: Flyover Cakung Bakal Diuji Coba

·Bacaan 1 menit
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan  layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan uji coba penggunaan flyover dengan biaya pembangunan  Rp 261 miliar tersebut pada Febuari mendatang. (merdeka.com/Imam Buhori)
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan uji coba penggunaan flyover dengan biaya pembangunan Rp 261 miliar tersebut pada Febuari mendatang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan uji coba penggunaan flyover dengan biaya pembangunan Rp 261 miliar tersebut pada Febuari mendatang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan  layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan uji coba penggunaan flyover dengan biaya pembangunan  Rp 261 miliar tersebut pada Febuari mendatang. (merdeka.com/Imam Buhori)
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan uji coba penggunaan flyover dengan biaya pembangunan Rp 261 miliar tersebut pada Febuari mendatang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Bina Marga DKI Jakarta akan melakukan uji coba penggunaan flyover dengan biaya pembangunan Rp 261 miliar tersebut pada Febuari mendatang. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan  layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan jalan layang (flyover) Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/1/2021). Pembangunan jalan layang dengan panjang 760 meter dan lebar 18 meter ini bertujuan sebagai pengganti pelintasan sebidang kereta api. (merdeka.com/Imam Buhori)