FOTO: Geliat Toko Kopi Tradisional Bertahan di Masa Pandemi

·Bacaan 1 menit
Pekerja menunjukkan biji kopi yang akan digiling di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Sari Murni masih konsisten menyediakan aneka jenis kopi Nusantara meski berada di tengah ekspansi kafe modern dan pandemi COVID-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menunjukkan biji kopi yang akan digiling di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Sari Murni masih konsisten menyediakan aneka jenis kopi Nusantara meski berada di tengah ekspansi kafe modern dan pandemi COVID-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menunjukkan biji kopi yang akan digiling di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Sari Murni masih konsisten menyediakan aneka jenis kopi Nusantara meski berada di tengah ekspansi kafe modern dan pandemi COVID-19. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menggiling biji kopi di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi mengungkapkan proses pengolahan kopi masih dengan cara tradisional. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menggiling biji kopi di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi mengungkapkan proses pengolahan kopi masih dengan cara tradisional. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menggiling biji kopi di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi mengungkapkan proses pengolahan kopi masih dengan cara tradisional. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menggiling biji kopi di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengolahan kopi Sari Murni tetap mempertahankan ilmu yang diwariskan oleh keluarga guna menjaga kualitas dan cita rasa. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menggiling biji kopi di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengolahan kopi Sari Murni tetap mempertahankan ilmu yang diwariskan oleh keluarga guna menjaga kualitas dan cita rasa. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menggiling biji kopi di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengolahan kopi Sari Murni tetap mempertahankan ilmu yang diwariskan oleh keluarga guna menjaga kualitas dan cita rasa. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja mengemas kopi yang telah digiling ke dalam kemasan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Untuk kopi jenis arabika dibanderol dengan harga Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per kilogram. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja mengemas kopi yang telah digiling ke dalam kemasan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Untuk kopi jenis arabika dibanderol dengan harga Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per kilogram. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja mengemas kopi yang telah digiling ke dalam kemasan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Untuk kopi jenis arabika dibanderol dengan harga Rp 150 ribu-Rp 200 ribu per kilogram. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja mengemas kopi yang telah digiling ke dalam kemasan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Untuk kopi jenis robusta dijual kisaran Rp 60 ribu-Rp 75 ribu per kilogram. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja mengemas kopi yang telah digiling ke dalam kemasan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Untuk kopi jenis robusta dijual kisaran Rp 60 ribu-Rp 75 ribu per kilogram. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja mengemas kopi yang telah digiling ke dalam kemasan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Untuk kopi jenis robusta dijual kisaran Rp 60 ribu-Rp 75 ribu per kilogram. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menunjukkan kopi yang siap dipasarkan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi mengaku penjualan kopi di masa pandemi COVID-19 mengalami penurunan yang signifikan, yakni hingga 60 persen. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menunjukkan kopi yang siap dipasarkan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi mengaku penjualan kopi di masa pandemi COVID-19 mengalami penurunan yang signifikan, yakni hingga 60 persen. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menunjukkan kopi yang siap dipasarkan di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi mengaku penjualan kopi di masa pandemi COVID-19 mengalami penurunan yang signifikan, yakni hingga 60 persen. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja melayani pembeli di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi berharap pandemi segera berakhir agar toko kopinya kembali ramai dan tetap bertahan mengharumkan kopi Nusantara. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja melayani pembeli di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi berharap pandemi segera berakhir agar toko kopinya kembali ramai dan tetap bertahan mengharumkan kopi Nusantara. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja melayani pembeli di toko kopi Sari Murni, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (4/1/2021). Pengelola toko, Rudi berharap pandemi segera berakhir agar toko kopinya kembali ramai dan tetap bertahan mengharumkan kopi Nusantara. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel