FOTO: Gubernur Khofifah Temui Korban Gempa di Kampung Majangtengah

·Bacaan 1 menit
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga meninjau kondisi rumah-rumah yang rusak berat di kawasan tersebut. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga meninjau kondisi rumah-rumah yang rusak berat di kawasan tersebut. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga meninjau kondisi rumah-rumah yang rusak berat di kawasan tersebut. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga meninjau kondisi rumah-rumah yang rusak berat di kawasan tersebut. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga meninjau kondisi rumah-rumah yang rusak berat di kawasan tersebut. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga meninjau kondisi rumah-rumah yang rusak berat di kawasan tersebut. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Untuk diketahui, terdapat 243 KK di Dusun Krajan yang rumahnya terdampak gempa. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan, Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, Minggu (11/4/2021). Khofifah juga menemui sejumlah warga terdampak gempa di posko pengungsian Dusun Krajan. (merdeka.com/Nanda F. Ibrahim)