Foto: Hai Generasi Micin, Ini Lho Ali Daei yang Rekor Golnya Dikejar Cristiano Ronaldo

·Bacaan 1 menit
Ali Daei merupakan pemain sepak bola kebanggan warga Iran dan juga Asia. Tidak ada pesepak bola di Asia yang produktifitasnya bisa mengalahkan Ali Daei dalam urusan mencetak gol. (Foto: AFP/Goh Chai Hin)
Ali Daei merupakan pemain sepak bola kebanggan warga Iran dan juga Asia. Tidak ada pesepak bola di Asia yang produktifitasnya bisa mengalahkan Ali Daei dalam urusan mencetak gol. (Foto: AFP/Goh Chai Hin)

Ali Daei merupakan pemain sepak bola kebanggan warga Iran dan juga Asia. Tidak ada pesepak bola di Asia yang produktifitasnya bisa mengalahkan Ali Daei dalam urusan mencetak gol. (Foto: AFP/Goh Chai Hin)

Sepanjang karir profesionalnya, Ali Daei mencatat rekor 109 gol dalam 145 pertandingan dan baru saja rekornya tersebut disamai oleh Cristiano Ronaldo yang mencatat 178 pertandingan untuk membukukan rekor 109 gol di laga internasional. (Foto: AFP/Peter Parks)
Sepanjang karir profesionalnya, Ali Daei mencatat rekor 109 gol dalam 145 pertandingan dan baru saja rekornya tersebut disamai oleh Cristiano Ronaldo yang mencatat 178 pertandingan untuk membukukan rekor 109 gol di laga internasional. (Foto: AFP/Peter Parks)

Sepanjang karir profesionalnya, Ali Daei mencatat rekor 109 gol dalam 145 pertandingan dan baru saja rekornya tersebut disamai oleh Cristiano Ronaldo yang mencatat 178 pertandingan untuk membukukan rekor 109 gol di laga internasional. (Foto: AFP/Peter Parks)

Satu grup bersama Jerman, Yugoslavia, dan Amerika Serikat, Ali Daei akhirnya membawa Iran lolos ke Piala Dunia 1998 setelah 20 tahun gagal mencicipi turnamen sepak bola terbesar di dunia. (Foto: AFP/Pascal George)
Satu grup bersama Jerman, Yugoslavia, dan Amerika Serikat, Ali Daei akhirnya membawa Iran lolos ke Piala Dunia 1998 setelah 20 tahun gagal mencicipi turnamen sepak bola terbesar di dunia. (Foto: AFP/Pascal George)

Satu grup bersama Jerman, Yugoslavia, dan Amerika Serikat, Ali Daei akhirnya membawa Iran lolos ke Piala Dunia 1998 setelah 20 tahun gagal mencicipi turnamen sepak bola terbesar di dunia. (Foto: AFP/Pascal George)

Pria kelahiran 21 Maret 1969 itu membesarkan namanya saat diimpor klub Bundesliga Arminia Bielefeld pada musim panas 1997. Ia masuk bersama rekan senegaranya Karim Bagheri, setelah Iran tampil mengesankan di Piala Asia 1996. (Foto: AFP/Gerard Julien)
Pria kelahiran 21 Maret 1969 itu membesarkan namanya saat diimpor klub Bundesliga Arminia Bielefeld pada musim panas 1997. Ia masuk bersama rekan senegaranya Karim Bagheri, setelah Iran tampil mengesankan di Piala Asia 1996. (Foto: AFP/Gerard Julien)

Pria kelahiran 21 Maret 1969 itu membesarkan namanya saat diimpor klub Bundesliga Arminia Bielefeld pada musim panas 1997. Ia masuk bersama rekan senegaranya Karim Bagheri, setelah Iran tampil mengesankan di Piala Asia 1996. (Foto: AFP/Gerard Julien)

Karir gemilang dari pria yang mempunyai ciri khas dari kumisnya tersebut terjadi ketika pada tahun 1998 Presiden Bayer Munchen, Franz Beckenbauer, menginginkan Daei untuk bergabung dengan Bayern Munchen. Dan pada tahun 1999 dirinya dilego ke Herta Berlin hingga 2002. (Foto: AFP/Boris Horvat)
Karir gemilang dari pria yang mempunyai ciri khas dari kumisnya tersebut terjadi ketika pada tahun 1998 Presiden Bayer Munchen, Franz Beckenbauer, menginginkan Daei untuk bergabung dengan Bayern Munchen. Dan pada tahun 1999 dirinya dilego ke Herta Berlin hingga 2002. (Foto: AFP/Boris Horvat)

Karir gemilang dari pria yang mempunyai ciri khas dari kumisnya tersebut terjadi ketika pada tahun 1998 Presiden Bayer Munchen, Franz Beckenbauer, menginginkan Daei untuk bergabung dengan Bayern Munchen. Dan pada tahun 1999 dirinya dilego ke Herta Berlin hingga 2002. (Foto: AFP/Boris Horvat)

Ali Daei adalah predator di depan gawang lawan. Namun karier di klub tidak semewah kariernya bersama Timnas Iran yang ia mulai pada pertengahan 1993. (Foto: AFP/Behrouz Mehri)
Ali Daei adalah predator di depan gawang lawan. Namun karier di klub tidak semewah kariernya bersama Timnas Iran yang ia mulai pada pertengahan 1993. (Foto: AFP/Behrouz Mehri)

Ali Daei adalah predator di depan gawang lawan. Namun karier di klub tidak semewah kariernya bersama Timnas Iran yang ia mulai pada pertengahan 1993. (Foto: AFP/Behrouz Mehri)

Pada 1996, dengan delapan gol, Daei menjadi pencetak gol terbanyak Piala Asia. Dalam 60 pertandingan pertama untuk Iran, Daei mencetak 40 gol. (Foto: AFP/Stringer)
Pada 1996, dengan delapan gol, Daei menjadi pencetak gol terbanyak Piala Asia. Dalam 60 pertandingan pertama untuk Iran, Daei mencetak 40 gol. (Foto: AFP/Stringer)

Pada 1996, dengan delapan gol, Daei menjadi pencetak gol terbanyak Piala Asia. Dalam 60 pertandingan pertama untuk Iran, Daei mencetak 40 gol. (Foto: AFP/Stringer)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel