FOTO: Indonesia Kembali Raih Gelar Juara Thomas Cup

·Bacaan 2 menit
Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai menjuarai Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu  (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai menjuarai Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai menjuarai Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai memenangkan final Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai memenangkan final Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai memenangkan final Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Jonatan Christie dari Indonesia (kanan) merayakan dengan rekan setimnya usai memenangkan pertandingan tunggal putra pada  final beregu putra Piala Thomas 2020 melawan China di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia menaklukkan juara bertahan China 3-0. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Jonatan Christie dari Indonesia (kanan) merayakan dengan rekan setimnya usai memenangkan pertandingan tunggal putra pada final beregu putra Piala Thomas 2020 melawan China di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia menaklukkan juara bertahan China 3-0. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Jonatan Christie dari Indonesia (kanan) merayakan dengan rekan setimnya usai memenangkan pertandingan tunggal putra pada final beregu putra Piala Thomas 2020 melawan China di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia menaklukkan juara bertahan China 3-0. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai mengalahkan Li Shi Feng dari China dalam pertandingan final beregu putra Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Jonatan Christie menang 21-14, 18-21, 21-14. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai mengalahkan Li Shi Feng dari China dalam pertandingan final beregu putra Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Jonatan Christie menang 21-14, 18-21, 21-14. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai mengalahkan Li Shi Feng dari China dalam pertandingan final beregu putra Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Jonatan Christie menang 21-14, 18-21, 21-14. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Ganda putra  Indonesia Fajar Alfian/Muhammas Rian Ardianto bereaksi setelah meraih poin melawan He Ji Ting/Zhou Hao Dong dari China pada final bulu tangkis beregu putra Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Fajar/Rian menang 21-12, 21-19. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammas Rian Ardianto bereaksi setelah meraih poin melawan He Ji Ting/Zhou Hao Dong dari China pada final bulu tangkis beregu putra Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Fajar/Rian menang 21-12, 21-19. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammas Rian Ardianto bereaksi setelah meraih poin melawan He Ji Ting/Zhou Hao Dong dari China pada final bulu tangkis beregu putra Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Fajar/Rian menang 21-12, 21-19. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Selebrasi tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting setelah menang melawan Lu Guang Zu (China) pada laga pertama final Thomas Cup 2021 di Ceres Arena, Minggu (17/10/2021). Anthony harus melakoni rubber game untuk menaklukkan Lu Guang Zu 18-21, 21-14, 21-16 (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Selebrasi tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting setelah menang melawan Lu Guang Zu (China) pada laga pertama final Thomas Cup 2021 di Ceres Arena, Minggu (17/10/2021). Anthony harus melakoni rubber game untuk menaklukkan Lu Guang Zu 18-21, 21-14, 21-16 (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Selebrasi tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting setelah menang melawan Lu Guang Zu (China) pada laga pertama final Thomas Cup 2021 di Ceres Arena, Minggu (17/10/2021). Anthony harus melakoni rubber game untuk menaklukkan Lu Guang Zu 18-21, 21-14, 21-16 (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai menjuarai turnamen bulu tangkis beregu putra Piala Thomas 2020 melawan China di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai menjuarai turnamen bulu tangkis beregu putra Piala Thomas 2020 melawan China di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai menjuarai turnamen bulu tangkis beregu putra Piala Thomas 2020 melawan China di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel