FOTO: Jejak Invasi Amerika Serikat ke Afghanistan

·Bacaan 1 menit
Marinir Amerika Serikat dari Batalyon 2 Resimen Marinir 8 dari Brigade Ekspedisi Marinir 2 menunggu transportasi helikopter saat Operasi Khanjar di Camp Dwyer, Provinsi Helmand, Afghanistan, 2 Juli 2009. Perang Afghanistan diluncurkan AS setelah serangan 11 September. (MANPREET ROMANA/AFP)
Marinir Amerika Serikat dari Batalyon 2 Resimen Marinir 8 dari Brigade Ekspedisi Marinir 2 menunggu transportasi helikopter saat Operasi Khanjar di Camp Dwyer, Provinsi Helmand, Afghanistan, 2 Juli 2009. Perang Afghanistan diluncurkan AS setelah serangan 11 September. (MANPREET ROMANA/AFP)

Marinir Amerika Serikat dari Batalyon 2 Resimen Marinir 8 dari Brigade Ekspedisi Marinir 2 menunggu transportasi helikopter saat Operasi Khanjar di Camp Dwyer, Provinsi Helmand, Afghanistan, 2 Juli 2009. Perang Afghanistan diluncurkan AS setelah serangan 11 September. (MANPREET ROMANA/AFP)

Marinir Amerika Serikat dari Batalyon Teknik Tempur 1 Brigade Ekspedisi Marinir ke-2 menyapu jalan dari Improvised Explosive Devices (IED) di Distrik Garmsir, Provinsi Helmand, Afghanistan, 13 Juli 2009. (MANPREET ROMANA/AFP)
Marinir Amerika Serikat dari Batalyon Teknik Tempur 1 Brigade Ekspedisi Marinir ke-2 menyapu jalan dari Improvised Explosive Devices (IED) di Distrik Garmsir, Provinsi Helmand, Afghanistan, 13 Juli 2009. (MANPREET ROMANA/AFP)

Marinir Amerika Serikat dari Batalyon Teknik Tempur 1 Brigade Ekspedisi Marinir ke-2 menyapu jalan dari Improvised Explosive Devices (IED) di Distrik Garmsir, Provinsi Helmand, Afghanistan, 13 Juli 2009. (MANPREET ROMANA/AFP)

Beberapa ledakan mengguncang posisi Al-Qaeda di pegunungan Tora Bora setelah serangan pesawat tempur Amerika Serikat di Tora Bora, Afghanistan, 14 Desember 2001. Triliunan dana dihamburkan dalam apa yang sebagian besar dianggap sebagai proyek pembangunan bangsa yang gagal. (ROMEO GACAD/AFP)
Beberapa ledakan mengguncang posisi Al-Qaeda di pegunungan Tora Bora setelah serangan pesawat tempur Amerika Serikat di Tora Bora, Afghanistan, 14 Desember 2001. Triliunan dana dihamburkan dalam apa yang sebagian besar dianggap sebagai proyek pembangunan bangsa yang gagal. (ROMEO GACAD/AFP)

Beberapa ledakan mengguncang posisi Al-Qaeda di pegunungan Tora Bora setelah serangan pesawat tempur Amerika Serikat di Tora Bora, Afghanistan, 14 Desember 2001. Triliunan dana dihamburkan dalam apa yang sebagian besar dianggap sebagai proyek pembangunan bangsa yang gagal. (ROMEO GACAD/AFP)

Bola api muncul dari ledakan persenjataan di Bagram, Afghanistan, 20 Maret 2002. Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan misi militer AS di Afghanistan akan berakhir pada 31 Agustus 2021. (ROSLAN RAHMAN/AFP)
Bola api muncul dari ledakan persenjataan di Bagram, Afghanistan, 20 Maret 2002. Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan misi militer AS di Afghanistan akan berakhir pada 31 Agustus 2021. (ROSLAN RAHMAN/AFP)

Bola api muncul dari ledakan persenjataan di Bagram, Afghanistan, 20 Maret 2002. Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan misi militer AS di Afghanistan akan berakhir pada 31 Agustus 2021. (ROSLAN RAHMAN/AFP)

Seorang tentara Amerika Serikat dengan 101 Airborne Division Alpha Battery 1-320 menembakkan AT-4 sebagai Combat Outpost Nolen saat berada dalam serangan Taliban di pinggiran Desa Jellawar, Lembah Arghandab, Afghanistan, 11 September 2010. (PATRICK BAZ/AFP)
Seorang tentara Amerika Serikat dengan 101 Airborne Division Alpha Battery 1-320 menembakkan AT-4 sebagai Combat Outpost Nolen saat berada dalam serangan Taliban di pinggiran Desa Jellawar, Lembah Arghandab, Afghanistan, 11 September 2010. (PATRICK BAZ/AFP)

Seorang tentara Amerika Serikat dengan 101 Airborne Division Alpha Battery 1-320 menembakkan AT-4 sebagai Combat Outpost Nolen saat berada dalam serangan Taliban di pinggiran Desa Jellawar, Lembah Arghandab, Afghanistan, 11 September 2010. (PATRICK BAZ/AFP)

Tentara Angkatan Darat Amerika Serikat yang beroperasi di bawah Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang disponsori NATO melindungi kawannya yang terluka terkena ledakan IED saat patroli dekat Pangkalan Baraki Barak di Provinsi Logar, Afghanistan, 13 Oktober 2012. (MUNIR UZ ZAMAN/AFP)
Tentara Angkatan Darat Amerika Serikat yang beroperasi di bawah Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang disponsori NATO melindungi kawannya yang terluka terkena ledakan IED saat patroli dekat Pangkalan Baraki Barak di Provinsi Logar, Afghanistan, 13 Oktober 2012. (MUNIR UZ ZAMAN/AFP)

Tentara Angkatan Darat Amerika Serikat yang beroperasi di bawah Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) yang disponsori NATO melindungi kawannya yang terluka terkena ledakan IED saat patroli dekat Pangkalan Baraki Barak di Provinsi Logar, Afghanistan, 13 Oktober 2012. (MUNIR UZ ZAMAN/AFP)

Tentara Amerika Serikat membawa peti mati berisi rekan mereka ke pesawat C-17 saat upacara peringatan di Pangkalan Militer Kandahar, Afghanistan, 30 Maret 2003. Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta rakyat Afghanistan untuk menentukan masa depan mereka sendiri. (SPC JOHN SLOSSER/POOL/AFP)
Tentara Amerika Serikat membawa peti mati berisi rekan mereka ke pesawat C-17 saat upacara peringatan di Pangkalan Militer Kandahar, Afghanistan, 30 Maret 2003. Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta rakyat Afghanistan untuk menentukan masa depan mereka sendiri. (SPC JOHN SLOSSER/POOL/AFP)

Tentara Amerika Serikat membawa peti mati berisi rekan mereka ke pesawat C-17 saat upacara peringatan di Pangkalan Militer Kandahar, Afghanistan, 30 Maret 2003. Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta rakyat Afghanistan untuk menentukan masa depan mereka sendiri. (SPC JOHN SLOSSER/POOL/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel