FOTO: Jejak yang Ditinggalkan Para Migran di Kota Perbatasan Texas

·Bacaan 2 menit
Sebuah ransel berisi pakaian tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)
Sebuah ransel berisi pakaian tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)

Sebuah ransel berisi pakaian tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)

Rakit tiup yang dibuang tergeletak di tepi sungai Rio Grande setelah digunakan untuk menyelundupkan migran untuk memasuki AS, di Roma, Texas pada 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru. (AP/Dario Lopez-Mills)
Rakit tiup yang dibuang tergeletak di tepi sungai Rio Grande setelah digunakan untuk menyelundupkan migran untuk memasuki AS, di Roma, Texas pada 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru. (AP/Dario Lopez-Mills)

Rakit tiup yang dibuang tergeletak di tepi sungai Rio Grande setelah digunakan untuk menyelundupkan migran untuk memasuki AS, di Roma, Texas pada 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru. (AP/Dario Lopez-Mills)

Salah satu bagian dari headphone nirkabel terletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)
Salah satu bagian dari headphone nirkabel terletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)

Salah satu bagian dari headphone nirkabel terletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)

Sepatu anak-anak tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru, tempat banyak keluarga dan anak-anak memasuki AS untuk mencari suaka. (AP/Dario Lopez-Mills)
Sepatu anak-anak tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru, tempat banyak keluarga dan anak-anak memasuki AS untuk mencari suaka. (AP/Dario Lopez-Mills)

Sepatu anak-anak tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru, tempat banyak keluarga dan anak-anak memasuki AS untuk mencari suaka. (AP/Dario Lopez-Mills)

Sebuah jepit rambut tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)
Sebuah jepit rambut tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)

Sebuah jepit rambut tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, pada 28 Maret 2021. Saat kegelapan mulai terbenam di Rio Grande, aliran rakit yang membawa migran menyeberangi sungai ke tanah Amerika Serikat. (AP/Dario Lopez-Mills)

Sebuah botol bayi tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru, tempat banyak keluarga dan anak-anak memasuki AS untuk mencari suaka. (AP/Dario Lopez-Mills)
Sebuah botol bayi tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru, tempat banyak keluarga dan anak-anak memasuki AS untuk mencari suaka. (AP/Dario Lopez-Mills)

Sebuah botol bayi tergeletak di tanah dekat tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Roma, kota berpenduduk 10.000 orang di Lembah Rio Grande Texas itu adalah pusat penyeberangan ilegal terbaru, tempat banyak keluarga dan anak-anak memasuki AS untuk mencari suaka. (AP/Dario Lopez-Mills)

Lusinan gelang tergeletak di tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Semua migran yang datang mengenakan gelang plastik bernomor yang terlihat seperti bisa digunakan untuk ke konser atau taman hiburan, lalu merobek dan membuangnya setelah menginjakkan kaki di AS. (AP/Dario Lopez-Mills)
Lusinan gelang tergeletak di tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Semua migran yang datang mengenakan gelang plastik bernomor yang terlihat seperti bisa digunakan untuk ke konser atau taman hiburan, lalu merobek dan membuangnya setelah menginjakkan kaki di AS. (AP/Dario Lopez-Mills)

Lusinan gelang tergeletak di tepi sungai Rio Grande di Roma, Texas, 28 Maret 2021. Semua migran yang datang mengenakan gelang plastik bernomor yang terlihat seperti bisa digunakan untuk ke konser atau taman hiburan, lalu merobek dan membuangnya setelah menginjakkan kaki di AS. (AP/Dario Lopez-Mills)