FOTO: Jumlah Kematian COVID-19 di AS Lewati Angka 250.000

·Bacaan 1 menit
Sejumlah orang berjalan di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)
Sejumlah orang berjalan di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)

Sejumlah orang berjalan di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)

Seorang staf menunggu pelanggan di sebuah toko di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)
Seorang staf menunggu pelanggan di sebuah toko di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)

Seorang staf menunggu pelanggan di sebuah toko di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)

Sejumlah orang berjalan melewati papan elektronik yang menunjukkan informasi mengenai pengujian COVID-19 di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11). (Xinhua/Wang Ying)
Sejumlah orang berjalan melewati papan elektronik yang menunjukkan informasi mengenai pengujian COVID-19 di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11). (Xinhua/Wang Ying)

Sejumlah orang berjalan melewati papan elektronik yang menunjukkan informasi mengenai pengujian COVID-19 di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11). (Xinhua/Wang Ying)

Pejalan kaki melewati toko di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)
Pejalan kaki melewati toko di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)

Pejalan kaki melewati toko di Times Square di New York, Amerika Serikat (AS), pada 18 November 2020. Angka kematian akibat COVID-19 di AS melampaui 250.000 kasus pada Rabu (18/11), menurut lembaga Center for Systems Science and Engineering (CSSE) di Universitas Johns Hopkins. (Xinhua/Wang Ying)