FOTO: Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Permintaan Baju Hazmat Masih Tinggi

·Bacaan 2 menit
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Permintaan baju hazmat hingga kini masih tinggi seiring terus meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Permintaan baju hazmat hingga kini masih tinggi seiring terus meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Permintaan baju hazmat hingga kini masih tinggi seiring terus meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Dalam sehari, industri konveksi di PIK mampu memproduksi 50 buah baju hazmat tiap pekerja. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Dalam sehari, industri konveksi di PIK mampu memproduksi 50 buah baju hazmat tiap pekerja. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Dalam sehari, industri konveksi di PIK mampu memproduksi 50 buah baju hazmat tiap pekerja. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Selain pesanan langsung, baju hazmat kini laris dijual melalui online shop. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Selain pesanan langsung, baju hazmat kini laris dijual melalui online shop. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Selain pesanan langsung, baju hazmat kini laris dijual melalui online shop. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Baju hazmat dijual dengan harga Rp 65 ribu-Rp 195 ribu per buah, tergantung jenis bahan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Baju hazmat dijual dengan harga Rp 65 ribu-Rp 195 ribu per buah, tergantung jenis bahan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Baju hazmat dijual dengan harga Rp 65 ribu-Rp 195 ribu per buah, tergantung jenis bahan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Budi (48), seorang marketing di Toko Konveksi Baju, mengungkapkan permintaan baju hazmat hingga kini masih tinggi. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Budi (48), seorang marketing di Toko Konveksi Baju, mengungkapkan permintaan baju hazmat hingga kini masih tinggi. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menyelesaikan pembuatan baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Budi (48), seorang marketing di Toko Konveksi Baju, mengungkapkan permintaan baju hazmat hingga kini masih tinggi. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menempelkan stiker rekomendasi dari Kemenkes pada salah satu baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Permintaan hazmat hingga kini masih tinggi seiring terus meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menempelkan stiker rekomendasi dari Kemenkes pada salah satu baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Permintaan hazmat hingga kini masih tinggi seiring terus meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menempelkan stiker rekomendasi dari Kemenkes pada salah satu baju hazmat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Permintaan hazmat hingga kini masih tinggi seiring terus meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menunjukkan berbagai jenis baju hazmat yang dijual di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Dalam sehari, industri konveksi di PIK mampu memproduksi 50 buah baju hazmat tiap pekerja. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menunjukkan berbagai jenis baju hazmat yang dijual di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Dalam sehari, industri konveksi di PIK mampu memproduksi 50 buah baju hazmat tiap pekerja. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menunjukkan berbagai jenis baju hazmat yang dijual di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Dalam sehari, industri konveksi di PIK mampu memproduksi 50 buah baju hazmat tiap pekerja. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menunjukkan berbagai jenis baju hazmat yang dijual di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Selain pesanan langsung, baju hazmat kini laris dijual melalui online shop. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja menunjukkan berbagai jenis baju hazmat yang dijual di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Selain pesanan langsung, baju hazmat kini laris dijual melalui online shop. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja menunjukkan berbagai jenis baju hazmat yang dijual di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Selain pesanan langsung, baju hazmat kini laris dijual melalui online shop. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja melipat baju hazmat yang telah selesai dibuat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Baju hazmat dijual dengan harga Rp 65 ribu-Rp 195 ribu per buah, tergantung jenis bahan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Pekerja melipat baju hazmat yang telah selesai dibuat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Baju hazmat dijual dengan harga Rp 65 ribu-Rp 195 ribu per buah, tergantung jenis bahan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Pekerja melipat baju hazmat yang telah selesai dibuat di salah satu industri konveksi Pusat Industri Kecil (PIK), Jakarta, Rabu (30/12/2020). Baju hazmat dijual dengan harga Rp 65 ribu-Rp 195 ribu per buah, tergantung jenis bahan. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)