FOTO: Kematian Akibat COVID-19 di India Tembus 300 Ribu Orang

·Bacaan 1 menit
Anggota keluarga dan kerabat yang mengenakan alat pelindung diri menyiapkan tumpukan kayu pemakaman untuk mengkremasi korban COVID-19 di krematorium di New Delhi, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Sajjad HUSSAIN/AFP)
Anggota keluarga dan kerabat yang mengenakan alat pelindung diri menyiapkan tumpukan kayu pemakaman untuk mengkremasi korban COVID-19 di krematorium di New Delhi, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Sajjad HUSSAIN/AFP)

Anggota keluarga dan kerabat yang mengenakan alat pelindung diri menyiapkan tumpukan kayu pemakaman untuk mengkremasi korban COVID-19 di krematorium di New Delhi, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Sajjad HUSSAIN/AFP)

Kerabat meratapi orang yang mereka cintai meninggal karena COVID-19 di luar kamar mayat di New Delhi, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Money SHARMA/AFP)
Kerabat meratapi orang yang mereka cintai meninggal karena COVID-19 di luar kamar mayat di New Delhi, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Money SHARMA/AFP)

Kerabat meratapi orang yang mereka cintai meninggal karena COVID-19 di luar kamar mayat di New Delhi, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Money SHARMA/AFP)

Petugas kesehatan mengumpulkan sampel usap hidung dari seorang pria untuk menguji COVID-19 dalam van pengujian seluler di Amritsar, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Narinder NANU/AFP)
Petugas kesehatan mengumpulkan sampel usap hidung dari seorang pria untuk menguji COVID-19 dalam van pengujian seluler di Amritsar, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Narinder NANU/AFP)

Petugas kesehatan mengumpulkan sampel usap hidung dari seorang pria untuk menguji COVID-19 dalam van pengujian seluler di Amritsar, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Narinder NANU/AFP)

Pekerja migran berjalan melewati pasar yang tutup selama penguncian diberlakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di Bangalore, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Manjunath Kiran/AFP)
Pekerja migran berjalan melewati pasar yang tutup selama penguncian diberlakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di Bangalore, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Manjunath Kiran/AFP)

Pekerja migran berjalan melewati pasar yang tutup selama penguncian diberlakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di Bangalore, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Manjunath Kiran/AFP)

Polisi menghentikan pengendara untuk memeriksa dokumen identifikasi mereka selama penguncian yang diberlakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di Bangalore, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Manjunath Kiran/AFP)
Polisi menghentikan pengendara untuk memeriksa dokumen identifikasi mereka selama penguncian yang diberlakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di Bangalore, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Manjunath Kiran/AFP)

Polisi menghentikan pengendara untuk memeriksa dokumen identifikasi mereka selama penguncian yang diberlakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran COVID-19 di Bangalore, India, Senin (24/5/2021). Kematian akibat COVID-19 di India telah menembus 300 ribu orang. (Manjunath Kiran/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel