Foto Kertas di Lubang Toilet, Trump Diduga Buang Dokumen Rahasia

Merdeka.com - Merdeka.com - Foto-foto terbaru yang muncul menunjukkan mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampaknya membuang beberapa dokumen ke dalam toilet.

Foto-foto tersebut dimuat dalam buku berjudul "Confidence Man" karya wartawan New York Times dan kontributor CNN, Maggie Haberman yang akan segera terbit. Foto-foto tersebut sebelumnya diunggal oleh Axios. CNN sebelumnya melaporkan Trump diduga melanggar undang-undang penyimpanan dokumen kepresidenan dan sering menyobek dokumen, draf, dan memo setelah membacanya.

Trump kadang-kadang membuang kertas ke toilet di rumah dinasnya di Gedung Putih, lalu tukang akan dipanggil untuk memperbaiki toilet yang mampet. Trump membantah tuduhan itu dan juru bicaranya mengatakan dalam pernyataannya ke Axios, laporan tersebut dibuat-buat.

Foto kertas yang dibuat ke toilet muncul pada Senin, tapi tidak jelas dokumen apa dan siapa yang menulisnya. Dokumen itu tampaknya berisi tulisan tangan Trump dengan tinta hitam.

Haberman mengatakan salah satu foto berasal dari toilet Gedung Putih dan satunya berasal dari kunjungan luar negeri yang diberikan oleh sumber dari Gedung Putih.

"Siapa yang tahu apa yang ada dalam kertas itu? Hanya dia yang tahu dan mungkin siapa pun yang berurusan dengannya, tetapi yang penting adalah tentang catatannya," jelas Haberman, dikutip dari laman CNN, Selasa (9/8).

Trump sering mengabaikan prosedur penyimpanan catatan. Dalam satu kesempatan, Trump bertanya apakah ada yang ingin meletakkan salinan pidato yang baru saja dia sampaikan untuk dilelang di eBay, saat mendatangi kabin pers dalam pesawat Air Force One di tengah penerbangan.

Dalam kasus lain, Trump akan menugaskan para ajudannya membawa kotak-kotak memo, artikel, dan draf tweet yang belum dibaca di atas pesawat kepresidenan untuk diperiksa dan kemudian disobek.

Seorang mantan pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan seorang deputi dari Kantor Staf Sekretaris biasanya akan datang untuk mengeluarkan barang-barang dari tempat sampah dan mengambilnya dari meja Trump setelah mantan presiden itu meninggalkan ruangan.

Seorang mantan pejabat Gedung Putih mengatakan walaupun penyimpanan dokumen adalah tanggung jawab utama sekretaris staf, staf senior Trump lainnya tidak merasa memiliki kewajiban untuk menyimpan catatan kertas tersebut. [pan]