FOTO: Kondisi Ibu Kota Damaskus di 10 Tahun Perang Suriah

·Bacaan 1 menit
Warga berjalan di depan poster Presiden Bashar al-Assad dekat Masjid Agung Umayyah di Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)
Warga berjalan di depan poster Presiden Bashar al-Assad dekat Masjid Agung Umayyah di Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Warga berjalan di depan poster Presiden Bashar al-Assad dekat Masjid Agung Umayyah di Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang warga menyiapkan kopi di luar tokonya di Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)
Seorang warga menyiapkan kopi di luar tokonya di Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang warga menyiapkan kopi di luar tokonya di Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)
Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)
Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)
Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Seorang pedagang menunggu pembeli di sebuah toko Damaskus, Suriah, 23 September 2021. Berbeda dengan kondisi sebagian besar negeri, Ibu Kota Damaskus tidak terlalu menderita akibat perang Suriah yang sudah memasuki tahun ke-10. (LOUAI BESHARA/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel