FOTO: Landmark Ikonik Arc de Triomphe Berselimut Kain Daur Ulang

·Bacaan 1 menit
Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris, pada Selasa (14/9/2021).  Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)
Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris, pada Selasa (14/9/2021). Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)

Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris, pada Selasa (14/9/2021). Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)

Pemandangan Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Proyek seni berjudul L'Arc de Triomphe, Wrapped ini senilai Rp 235 miliar yang dibiayai sendiri oleh sang seniman. (AP Photo/Thibault Camus)
Pemandangan Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Proyek seni berjudul L'Arc de Triomphe, Wrapped ini senilai Rp 235 miliar yang dibiayai sendiri oleh sang seniman. (AP Photo/Thibault Camus)

Pemandangan Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Proyek seni berjudul L'Arc de Triomphe, Wrapped ini senilai Rp 235 miliar yang dibiayai sendiri oleh sang seniman. (AP Photo/Thibault Camus)

Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe, di Paris pada Selasa (14/9/2021). Monumen bersejarah Paris Arc de Triomphe ditutup plastik daur ulang, sebagai seni instalasi karya seniman Christo dan Jeanne-Claude yang dipamerkan September hingga Oktober 2021. (AP Photo/Thibault Camus)
Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe, di Paris pada Selasa (14/9/2021). Monumen bersejarah Paris Arc de Triomphe ditutup plastik daur ulang, sebagai seni instalasi karya seniman Christo dan Jeanne-Claude yang dipamerkan September hingga Oktober 2021. (AP Photo/Thibault Camus)

Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe, di Paris pada Selasa (14/9/2021). Monumen bersejarah Paris Arc de Triomphe ditutup plastik daur ulang, sebagai seni instalasi karya seniman Christo dan Jeanne-Claude yang dipamerkan September hingga Oktober 2021. (AP Photo/Thibault Camus)

Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris, pada Selasa (14/9/2021).  Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)
Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris, pada Selasa (14/9/2021). Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)

Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris, pada Selasa (14/9/2021). Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)

Seorang pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Proyek seni berjudul L'Arc de Triomphe, Wrapped ini senilai Rp 235 miliar yang dibiayai sendiri oleh sang seniman. (AP Photo/Thibault Camus)
Seorang pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Proyek seni berjudul L'Arc de Triomphe, Wrapped ini senilai Rp 235 miliar yang dibiayai sendiri oleh sang seniman. (AP Photo/Thibault Camus)

Seorang pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Proyek seni berjudul L'Arc de Triomphe, Wrapped ini senilai Rp 235 miliar yang dibiayai sendiri oleh sang seniman. (AP Photo/Thibault Camus)

Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe, di Paris pada Selasa (14/9/2021). Monumen bersejarah Paris Arc de Triomphe ditutup plastik daur ulang, sebagai seni instalasi karya seniman Christo dan Jeanne-Claude yang dipamerkan September hingga Oktober 2021. (AP Photo/Thibault Camus)
Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe, di Paris pada Selasa (14/9/2021). Monumen bersejarah Paris Arc de Triomphe ditutup plastik daur ulang, sebagai seni instalasi karya seniman Christo dan Jeanne-Claude yang dipamerkan September hingga Oktober 2021. (AP Photo/Thibault Camus)

Pekerja membungkus monumen Arc de Triomphe, di Paris pada Selasa (14/9/2021). Monumen bersejarah Paris Arc de Triomphe ditutup plastik daur ulang, sebagai seni instalasi karya seniman Christo dan Jeanne-Claude yang dipamerkan September hingga Oktober 2021. (AP Photo/Thibault Camus)

Pemandangan Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)
Pemandangan Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)

Pemandangan Arc de Triomphe di Paris yang dibungkus, pada Selasa (14/9/2021). Arc de Triomphe yang dikenal sebagai salah satu bangunan ikonik di Paris tersebut dibungkus kain polypropylene daur ulang seluas 25.000 meter persegi berwarna biru keperakan. (AP Photo/Thibault Camus)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel