FOTO: Masker Kain Disinfektor Pembunuh Virus Berhasil Dikembangkan Peneliti LIPI

Peneliti melakukan proses uji PH pada kain berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Tim peneliti berhasil mengembangkan masker kain disinfektor yang mampu membunuh virus Covid-19 dan bisa dicuci ulang. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Peneliti melakukan proses uji PH pada kain berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Tim peneliti berhasil mengembangkan masker kain disinfektor yang mampu membunuh virus Covid-19 dan bisa dicuci ulang. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Hasil eksperimen serbuk tembaga dengan zat khusus ditunjukkan di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Tim Peneliti berhasil mengembangkan masker kain disinfektor yang diyakini bisa mencegah penyebaran virus corona Covid-19. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Hasil eksperimen serbuk tembaga dengan zat khusus ditunjukkan di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Tim Peneliti berhasil mengembangkan masker kain disinfektor yang diyakini bisa mencegah penyebaran virus corona Covid-19. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Peneliti menunjukkan cara menggunakan masker kain disinfektor berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Masker yang diyakini membunuh virus Covid-19 dalam waktu 4 jam telah dilakukan studi case selama 3 bulan. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Peneliti menunjukkan cara menggunakan masker kain disinfektor berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Masker yang diyakini membunuh virus Covid-19 dalam waktu 4 jam telah dilakukan studi case selama 3 bulan. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Peneliti menunjukkan kain berlapis tembaga untuk masker kain disinfektor di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Tim peneliti berhasil mengembangkan masker yang mampu membunuh bakteri dan virus (mikroorganisme). (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Peneliti menunjukkan kain berlapis tembaga untuk masker kain disinfektor di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Tim peneliti berhasil mengembangkan masker yang mampu membunuh bakteri dan virus (mikroorganisme). (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Tim peneliti menunjukkan hasil eksperimen serbuk tembaga dan masker kain disinfektor berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Masker kain tersebut mampu membunuh virus Covid-19 dalam waktu 4 jam. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Tim peneliti menunjukkan hasil eksperimen serbuk tembaga dan masker kain disinfektor berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Masker kain tersebut mampu membunuh virus Covid-19 dalam waktu 4 jam. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Tim peneliti melakukan proses pengembangan masker kain disinfektor berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Masker yang dapat dicuci ulang tersebut mampu membunuh virus Covid-19 dalam waktu 4 jam. (Liputan6.com/Fery Pradolo)

Tim peneliti melakukan proses pengembangan masker kain disinfektor berlapis tembaga di Pusat Penelitian Fisika LIPI Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (8/6/2020). Masker yang dapat dicuci ulang tersebut mampu membunuh virus Covid-19 dalam waktu 4 jam. (Liputan6.com/Fery Pradolo)