FOTO: Melihat Budidaya Ikan Cupang di Vietnam

·Bacaan 1 menit
Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik dan kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang memelihara sekitar 3.000-4.000 ikan cupang dalam setahun. (Nhac NGUYEN/AFP)
Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik dan kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang memelihara sekitar 3.000-4.000 ikan cupang dalam setahun. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik dan kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang memelihara sekitar 3.000-4.000 ikan cupang dalam setahun. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik dan kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah mempelajari karakter ikan cupang dan cara membesarkan ikan aduan tersebut. (Nhac NGUYEN/AFP)
Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik dan kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah mempelajari karakter ikan cupang dan cara membesarkan ikan aduan tersebut. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik dan kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah mempelajari karakter ikan cupang dan cara membesarkan ikan aduan tersebut. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah membiakkan ikan cupang selama lebih dari 20 tahun dan bisnisnya berkembang pesat. (Nhac NGUYEN/AFP)
Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah membiakkan ikan cupang selama lebih dari 20 tahun dan bisnisnya berkembang pesat. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam botol plastik di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah membiakkan ikan cupang selama lebih dari 20 tahun dan bisnisnya berkembang pesat. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam toples kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang memelihara sekitar 3.000-4.000 ikan cupang dalam setahun. (Nhac NGUYEN/AFP)
Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam toples kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang memelihara sekitar 3.000-4.000 ikan cupang dalam setahun. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang memberi makan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam toples kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang memelihara sekitar 3.000-4.000 ikan cupang dalam setahun. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang berpose dengan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam toples kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah mempelajari karakter ikan cupang dan cara membesarkan ikan aduan tersebut. (Nhac NGUYEN/AFP)
Tran Ngoc Thang berpose dengan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam toples kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah mempelajari karakter ikan cupang dan cara membesarkan ikan aduan tersebut. (Nhac NGUYEN/AFP)

Tran Ngoc Thang berpose dengan ikan cupang atau ikan aduan Siam yang dibesarkan dalam toples kaca di peternakan ikan hiasnya di Hanoi, Vietnam, 13 April 2021. Tran Ngoc Thang telah mempelajari karakter ikan cupang dan cara membesarkan ikan aduan tersebut. (Nhac NGUYEN/AFP)