FOTO: Melihat Kembali Kehancuran Jepang Akibat Tsunami 10 Tahun Lalu

·Bacaan 2 menit
Foto kombinasi yang dibuat pada 4 Maret 2021 menunjukkan penduduk setempat (atas) melihat puing-puing yang dibawa tsunami besar di Minamisoma, prefektur Fukushima pada 12 Maret 2011 dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 25 Januari 2021. (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)
Foto kombinasi yang dibuat pada 4 Maret 2021 menunjukkan penduduk setempat (atas) melihat puing-puing yang dibawa tsunami besar di Minamisoma, prefektur Fukushima pada 12 Maret 2011 dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 25 Januari 2021. (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi yang dibuat pada 4 Maret 2021 menunjukkan penduduk setempat (atas) melihat puing-puing yang dibawa tsunami besar di Minamisoma, prefektur Fukushima pada 12 Maret 2011 dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 25 Januari 2021. (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan sebuah perahu wisatawan tersangkut di sebuah bangunan dua lantai setelah tersapu tsunami di Otsuchi, Prefektur Iwate, Jepang, pada 16 April 2011 (atas) dan situasi lokasi yang sama hampir 10 tahun kemudian, pada 28 Januari 2021 (bawah). (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)
Foto kombinasi menunjukkan sebuah perahu wisatawan tersangkut di sebuah bangunan dua lantai setelah tersapu tsunami di Otsuchi, Prefektur Iwate, Jepang, pada 16 April 2011 (atas) dan situasi lokasi yang sama hampir 10 tahun kemudian, pada 28 Januari 2021 (bawah). (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan sebuah perahu wisatawan tersangkut di sebuah bangunan dua lantai setelah tersapu tsunami di Otsuchi, Prefektur Iwate, Jepang, pada 16 April 2011 (atas) dan situasi lokasi yang sama hampir 10 tahun kemudian, pada 28 Januari 2021 (bawah). (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan kerusakan (atas) yang disebabkan oleh tsunami 11 Maret 2011 dilihat dari bukit yang menghadap ke kota Otsuchi, prefektur Iwate pada tanggal 6 April 2011 dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 28 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi)
Foto kombinasi menunjukkan kerusakan (atas) yang disebabkan oleh tsunami 11 Maret 2011 dilihat dari bukit yang menghadap ke kota Otsuchi, prefektur Iwate pada tanggal 6 April 2011 dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 28 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan kerusakan (atas) yang disebabkan oleh tsunami 11 Maret 2011 dilihat dari bukit yang menghadap ke kota Otsuchi, prefektur Iwate pada tanggal 6 April 2011 dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 28 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan seorang yang selamat (atas) berjalan melewati puing-puing dan bangunan yang runtuh di Kesennuma, Prefektur Miyagi pada tanggal 18 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 27 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi, Philippe Lopez)
Foto kombinasi menunjukkan seorang yang selamat (atas) berjalan melewati puing-puing dan bangunan yang runtuh di Kesennuma, Prefektur Miyagi pada tanggal 18 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 27 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi, Philippe Lopez)

Foto kombinasi menunjukkan seorang yang selamat (atas) berjalan melewati puing-puing dan bangunan yang runtuh di Kesennuma, Prefektur Miyagi pada tanggal 18 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 27 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi, Philippe Lopez)

Foto kombinasi menunjukkan pesawat pribadi (atas) yang terdampar di darat tsunami di puing-puing di samping mobil di luar Bandara Sendai di Natori, Prefektur Miyagi pada 13 Maret 2011, dua hari setelah tsunami memukul wilayah tersebut dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 26 Janua
Foto kombinasi menunjukkan pesawat pribadi (atas) yang terdampar di darat tsunami di puing-puing di samping mobil di luar Bandara Sendai di Natori, Prefektur Miyagi pada 13 Maret 2011, dua hari setelah tsunami memukul wilayah tersebut dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 26 Janua

Foto kombinasi menunjukkan pesawat pribadi (atas) yang terdampar di darat tsunami di puing-puing di samping mobil di luar Bandara Sendai di Natori, Prefektur Miyagi pada 13 Maret 2011, dua hari setelah tsunami memukul wilayah tersebut dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 26 Janua

Foto kombinasi menunjukkan reruntuhan bangunan yang tersapu tsunami memblokir jalanan di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang, pada 14 Maret 2011 (atas) dan kondisi jalanan yang sama hampir 10 tahun kemudian, pada 27 Januari 2021 (bawah). (AFP/Toshifumi Kitamura dan Kazuhiro Nogi)
Foto kombinasi menunjukkan reruntuhan bangunan yang tersapu tsunami memblokir jalanan di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang, pada 14 Maret 2011 (atas) dan kondisi jalanan yang sama hampir 10 tahun kemudian, pada 27 Januari 2021 (bawah). (AFP/Toshifumi Kitamura dan Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan reruntuhan bangunan yang tersapu tsunami memblokir jalanan di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang, pada 14 Maret 2011 (atas) dan kondisi jalanan yang sama hampir 10 tahun kemudian, pada 27 Januari 2021 (bawah). (AFP/Toshifumi Kitamura dan Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan penduduk (atas) berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi dengan mobil yang tertimpa tsunami di kota Ofunato, prefektur Iwate pada tanggal 14 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 27 Januari 2021. (AFP/Toshifumi Kitamura dan Kazuhiro Nogi)
Foto kombinasi menunjukkan penduduk (atas) berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi dengan mobil yang tertimpa tsunami di kota Ofunato, prefektur Iwate pada tanggal 14 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 27 Januari 2021. (AFP/Toshifumi Kitamura dan Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan penduduk (atas) berjalan di sepanjang jalan yang dipenuhi dengan mobil yang tertimpa tsunami di kota Ofunato, prefektur Iwate pada tanggal 14 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada 27 Januari 2021. (AFP/Toshifumi Kitamura dan Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) berjalan di rel kereta api yang dipenuhi mobil di Tagajo, prefektur Miyagi pada 13 Maret 2011; dan area yang sama hampir 10 tahun kemudian (bawah) pada 26 Januari 2021.   (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)
Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) berjalan di rel kereta api yang dipenuhi mobil di Tagajo, prefektur Miyagi pada 13 Maret 2011; dan area yang sama hampir 10 tahun kemudian (bawah) pada 26 Januari 2021. (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) berjalan di rel kereta api yang dipenuhi mobil di Tagajo, prefektur Miyagi pada 13 Maret 2011; dan area yang sama hampir 10 tahun kemudian (bawah) pada 26 Januari 2021. (AFP/Toru Yamanaka, Kazuhiro Nogi)

Foto kombinasi menunjukkan puing-puing akibat bencana tsunami di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang, pada 13 Maret 2011 (atas) dan kondisi area yang sama 10 tahun kemudian, pada 26 Januari 2021 (bawah). (AFP/Kazuhiro Nogi, Mike Clarke)
Foto kombinasi menunjukkan puing-puing akibat bencana tsunami di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang, pada 13 Maret 2011 (atas) dan kondisi area yang sama 10 tahun kemudian, pada 26 Januari 2021 (bawah). (AFP/Kazuhiro Nogi, Mike Clarke)

Foto kombinasi menunjukkan puing-puing akibat bencana tsunami di Natori, Prefektur Miyagi, Jepang, pada 13 Maret 2011 (atas) dan kondisi area yang sama 10 tahun kemudian, pada 26 Januari 2021 (bawah). (AFP/Kazuhiro Nogi, Mike Clarke)

Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) berjalan melewati mobil yang rusak di jalan di daerah yang dilanda tsunami di Tagajo, Prefektur Miyagi pada tanggal 13 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 26 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi, Kim Jae-Hwan)
Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) berjalan melewati mobil yang rusak di jalan di daerah yang dilanda tsunami di Tagajo, Prefektur Miyagi pada tanggal 13 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 26 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi, Kim Jae-Hwan)

Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) berjalan melewati mobil yang rusak di jalan di daerah yang dilanda tsunami di Tagajo, Prefektur Miyagi pada tanggal 13 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 26 Januari 2021. (AFP/Kazuhiro Nogi, Kim Jae-Hwan)

Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) mengungsi dengan perahu di jalan yang dibanjiri oleh gelombang tsunami di kota Ishinomaki, Prefektur Miyagi pada 12 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 26 Januari 2021. (STR, Kazuhiro NOGI / AFP / JIJI PRESS)
Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) mengungsi dengan perahu di jalan yang dibanjiri oleh gelombang tsunami di kota Ishinomaki, Prefektur Miyagi pada 12 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 26 Januari 2021. (STR, Kazuhiro NOGI / AFP / JIJI PRESS)

Foto kombinasi menunjukkan orang-orang (atas) mengungsi dengan perahu di jalan yang dibanjiri oleh gelombang tsunami di kota Ishinomaki, Prefektur Miyagi pada 12 Maret 2011; dan area yang sama (bawah) hampir 10 tahun kemudian pada tanggal 26 Januari 2021. (STR, Kazuhiro NOGI / AFP / JIJI PRESS)