FOTO: Menikmati Perjalanan Wisata dengan Kuda di Naranag Kashmir

·Bacaan 1 menit
Seorang pria Kashmir memandu kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, Minggu (31/10/2021). Tempat wisata ini terkenal karena padang rumput, danau, dan pegunungannya yang indah. (AP Photo/Dar Yasin)
Seorang pria Kashmir memandu kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, Minggu (31/10/2021). Tempat wisata ini terkenal karena padang rumput, danau, dan pegunungannya yang indah. (AP Photo/Dar Yasin)

Seorang pria Kashmir memandu kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, Minggu (31/10/2021). Tempat wisata ini terkenal karena padang rumput, danau, dan pegunungannya yang indah. (AP Photo/Dar Yasin)

Seorang anak laki-laki Kashmir berpose dengan kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Tempat ini merupakan base camp untuk trekking ke Gunung Haramukh 16.870 kaki (5.142 meter) dan Danau Gangabal. (AP Photo/Dar Yasin)
Seorang anak laki-laki Kashmir berpose dengan kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Tempat ini merupakan base camp untuk trekking ke Gunung Haramukh 16.870 kaki (5.142 meter) dan Danau Gangabal. (AP Photo/Dar Yasin)

Seorang anak laki-laki Kashmir berpose dengan kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Tempat ini merupakan base camp untuk trekking ke Gunung Haramukh 16.870 kaki (5.142 meter) dan Danau Gangabal. (AP Photo/Dar Yasin)

Seorang pria Kashmir memandu kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata melalui jembatan penyeberangan di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Ada juga banyak puncak dan padang rumput alpine lainnya di sekitar Lembah Naranag. (AP Photo/Dar Yasin)
Seorang pria Kashmir memandu kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata melalui jembatan penyeberangan di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Ada juga banyak puncak dan padang rumput alpine lainnya di sekitar Lembah Naranag. (AP Photo/Dar Yasin)

Seorang pria Kashmir memandu kudanya yang digunakan untuk perjalanan wisata melalui jembatan penyeberangan di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Ada juga banyak puncak dan padang rumput alpine lainnya di sekitar Lembah Naranag. (AP Photo/Dar Yasin)

Penunggang kuda Kashmir mengobrol saat mereka menunggu turis di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Di musim dingin, Naranag menerima hujan salju lebat, di mana ski dipraktekkan. (AP Photo/Dar Yasin)
Penunggang kuda Kashmir mengobrol saat mereka menunggu turis di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Di musim dingin, Naranag menerima hujan salju lebat, di mana ski dipraktekkan. (AP Photo/Dar Yasin)

Penunggang kuda Kashmir mengobrol saat mereka menunggu turis di Naranag, utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). Di musim dingin, Naranag menerima hujan salju lebat, di mana ski dipraktekkan. (AP Photo/Dar Yasin)

Seorang pria Kashmir bersama putranya berjalan pulang membawa pasir yang dikumpulkan dari sungai di atas punggung kuda di Naranag, tujuan wisata di utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). (AP Photo/Dar Yasin)
Seorang pria Kashmir bersama putranya berjalan pulang membawa pasir yang dikumpulkan dari sungai di atas punggung kuda di Naranag, tujuan wisata di utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). (AP Photo/Dar Yasin)

Seorang pria Kashmir bersama putranya berjalan pulang membawa pasir yang dikumpulkan dari sungai di atas punggung kuda di Naranag, tujuan wisata di utara Srinagar, Kashmir yang dikuasai India (31/10/2021). (AP Photo/Dar Yasin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel