FOTO: Pandemi COVID-19, Daya Beli Masyarakat yang Hilang Dekati Rp 1.000 Triliun

·Bacaan 1 menit
Suasana Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Aktivitas pedagang di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Aktivitas pedagang di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Aktivitas pedagang di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana toko di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana toko di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana toko di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Aktivitas pedagang di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Aktivitas pedagang di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Aktivitas pedagang di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pembeli memilih pakaian di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pembeli memilih pakaian di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pembeli memilih pakaian di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Aktivitas di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Aktivitas di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Aktivitas di Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Suasana Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Suasana Pasar Kebayorang Lama, Jakarta, Selasa (29/12/2020). Menteri PPN/Bappenas Suharso Manoarfa menyebut kehilangan daya beli masyarakat akibat pendapatan yang hilang baik langsung dan tak langsung karena pandemi COVID-19 mendekati Rp 1.000 triliun. (Liputan6.com/Johan Tallo)