FOTO: Pelajar Surabaya Belajar Online di Bank Sampah Demi Wifi Gratis

·Bacaan 1 menit
Siswa berangkat sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di bank sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)
Siswa berangkat sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di bank sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa berangkat sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di bank sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring di tempat pembuangan sampah yang menyediakan WiFi gratis, di Surabaya, Rabu (15/9/2021). Belajar secara virtual itu sudah berjalan lebih dari setahun lebih di tengah pandemi Covid-19. (JUNI KRISWANTO/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel