FOTO: Pengerukan Endapan Lumpur di Kampung Nelayan Cilincing

·Bacaan 1 menit
Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)
Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)
Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)
Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)
Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)
Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Alat berat mengangkat material endapan lumpur di Kampung Nelayan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pengerukan dilakukan untuk mengurangi pendangkalan di muara teluk Jakarta serta penataan sandaran kapal-kapal tradisional. (merdeka.com/Imam Buhori)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel