FOTO: Pengungkapan Ladang Ganja Seluas 12 Hektare

·Bacaan 1 menit
Petugas Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menata barang bukti saat rilis pengungkapan ladang ganja, Selasa (9/3/2021). Satnarkoba Polres Jakbar menemukan ladang ganja seluas 12 hektare yang diperkirakan menghasilkan 144 ton ganja di Sumatera Utara. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Petugas Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menata barang bukti saat rilis pengungkapan ladang ganja, Selasa (9/3/2021). Satnarkoba Polres Jakbar menemukan ladang ganja seluas 12 hektare yang diperkirakan menghasilkan 144 ton ganja di Sumatera Utara. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Petugas Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menata barang bukti saat rilis pengungkapan ladang ganja, Selasa (9/3/2021). Satnarkoba Polres Jakbar menemukan ladang ganja seluas 12 hektare yang diperkirakan menghasilkan 144 ton ganja di Sumatera Utara. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Tersangka dihadirkan dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Pengungkapan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Sumatera Utara merupakan hasil pengembangan dari penangkapan bandar di beberapa kota. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Tersangka dihadirkan dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Pengungkapan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Sumatera Utara merupakan hasil pengembangan dari penangkapan bandar di beberapa kota. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Tersangka dihadirkan dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Pengungkapan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Sumatera Utara merupakan hasil pengembangan dari penangkapan bandar di beberapa kota. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Barang bukti dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menemukan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Barang bukti dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menemukan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Barang bukti dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menemukan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Petugas barang bukti dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat,, Selasa (9/3/2021). Satnarkoba Polres Jakbar menemukan ladang ganja seluas 12 hektare yang diperkirakan menghasilkan 144 ton ganja di Sumatera Utara. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Petugas barang bukti dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat,, Selasa (9/3/2021). Satnarkoba Polres Jakbar menemukan ladang ganja seluas 12 hektare yang diperkirakan menghasilkan 144 ton ganja di Sumatera Utara. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Petugas barang bukti dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat,, Selasa (9/3/2021). Satnarkoba Polres Jakbar menemukan ladang ganja seluas 12 hektare yang diperkirakan menghasilkan 144 ton ganja di Sumatera Utara. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo memberikan keterangan saat rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo memberikan keterangan saat rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo memberikan keterangan saat rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Tersangka dihadirkan dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Pengungkapan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Sumatera Utara merupakan hasil pengembangan dari penangkapan bandar di beberapa kota. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Tersangka dihadirkan dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Pengungkapan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Sumatera Utara merupakan hasil pengembangan dari penangkapan bandar di beberapa kota. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Tersangka dihadirkan dalam rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). Pengungkapan ladang ganja seluas 12 hektare di pegunungan Desa Banjar Lancat, Sumatera Utara merupakan hasil pengembangan dari penangkapan bandar di beberapa kota. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo memberikan keterangan saat rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo memberikan keterangan saat rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (tengah) didampingi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo memberikan keterangan saat rilis pengungkapan ladang ganja di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (9/3/2021). (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)