FOTO: Potret Cigobang, Kampung Mati yang Ditinggalkan

·Bacaan 2 menit
Icot (61) berpose di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung tersebut ditinggalkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Icot (61) berpose di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung tersebut ditinggalkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Icot (61) berpose di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung tersebut ditinggalkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi salah satu bangunan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kondisi salah satu bangunan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi salah satu bangunan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sisa bencana longsor di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sisa bencana longsor di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sisa bencana longsor di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebuah bangunan ditumbuhi tanaman liar di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sebuah bangunan ditumbuhi tanaman liar di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sebuah bangunan ditumbuhi tanaman liar di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah barang yang tertinggal di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sejumlah barang yang tertinggal di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah barang yang tertinggal di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi sebuah mobil yang rusak di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kondisi sebuah mobil yang rusak di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi sebuah mobil yang rusak di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Kampung Cigobang pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Bangunan terbengkalai yang ditinggalkan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Bangunan terbengkalai yang ditinggalkan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Bangunan terbengkalai yang ditinggalkan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi bagian dalam rumah warga yang ditinggalkan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kondisi bagian dalam rumah warga yang ditinggalkan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi bagian dalam rumah warga yang ditinggalkan di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah barang yang tertinggal di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sejumlah barang yang tertinggal di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sejumlah barang yang tertinggal di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Salah satu rumah yang ditinggalkan warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Salah satu rumah yang ditinggalkan warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Salah satu rumah yang ditinggalkan warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Kampung itu ditinggalkan sekitar 154 KK karena mengalami trauma, tidak memiliki biaya perbaikan dan khawatir potensi bencana akibat stuktur tanah yang labil terjadi kembali. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi salah satu rumah yang ditinggalkan warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Kondisi salah satu rumah yang ditinggalkan warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Kondisi salah satu rumah yang ditinggalkan warga di Kampung Cigobang, Lebak, Banten, Sabtu (20/3/2021). Pascabencana banjir bandang dan longsor pada 1 Januari 2020 lalu mengakibatkan sekitar 154 kepala keluarga (KK) meninggalkan kampung tersebut. (Liputan6.com/Herman Zakharia)