FOTO: Potret Kerasnya Protes Menentang Kudeta Militer Myanmar

·Bacaan 1 menit
Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama tindakan keras terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Seorang pengunjuk rasa yang membawa pedang berlari di sepanjang jalan selama tindakan keras oleh polisi terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Seorang pengunjuk rasa yang membawa pedang berlari di sepanjang jalan selama tindakan keras oleh polisi terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Seorang pengunjuk rasa yang membawa pedang berlari di sepanjang jalan selama tindakan keras oleh polisi terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Seorang pengunjuk rasa berlindung di balik barikade darurat yang didirikan untuk menghalangi pasukan keamanan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Seorang pengunjuk rasa berlindung di balik barikade darurat yang didirikan untuk menghalangi pasukan keamanan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Seorang pengunjuk rasa berlindung di balik barikade darurat yang didirikan untuk menghalangi pasukan keamanan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik perisai buatan sendiri saat mereka menghadapi polisi selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik barikade darurat yang didirikan untuk menghalangi pasukan keamanan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Para pengunjuk rasa berlindung di balik barikade darurat yang didirikan untuk menghalangi pasukan keamanan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berlindung di balik barikade darurat yang didirikan untuk menghalangi pasukan keamanan selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Penampakan barikade yang dipasang oleh pengunjuk rasa saat memblokir jalan  ketika pasukan keamanan menindak demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (AFPTV/AFP)
Penampakan barikade yang dipasang oleh pengunjuk rasa saat memblokir jalan ketika pasukan keamanan menindak demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (AFPTV/AFP)

Penampakan barikade yang dipasang oleh pengunjuk rasa saat memblokir jalan ketika pasukan keamanan menindak demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (AFPTV/AFP)

Para pengunjuk rasa berdiri dekat ban yang terbakar selama tindakan keras oleh pasukan keamanan terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)
Para pengunjuk rasa berdiri dekat ban yang terbakar selama tindakan keras oleh pasukan keamanan terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)

Para pengunjuk rasa berdiri dekat ban yang terbakar selama tindakan keras oleh pasukan keamanan terhadap demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 16 Maret 2021. (STR/AFP)