FOTO: Potret Lockdown Nasional di Selandia Baru

·Bacaan 2 menit
Sebuah toko tutup selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)
Sebuah toko tutup selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Sebuah toko tutup selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)
Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)
Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Tanda terkait protokol kesehatan ditampilkan di luar apotek di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)
Tanda terkait protokol kesehatan ditampilkan di luar apotek di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Tanda terkait protokol kesehatan ditampilkan di luar apotek di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)
Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan-jalan kosong selama penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Orang-orang antre untuk mengunjungi stasiun pengujian Covid-19 selama lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). PM Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)
Orang-orang antre untuk mengunjungi stasiun pengujian Covid-19 selama lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). PM Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Orang-orang antre untuk mengunjungi stasiun pengujian Covid-19 selama lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). PM Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan raya yang kosong penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)
Jalan raya yang kosong penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Jalan raya yang kosong penguncian atau lockdown nasional di Wellington, Rabu (18/8/2021). Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Selasa (17/8), menempatkan negaranya di bawah lockdown nasional selama tiga hari setelah satu kasus baru COVID-19 muncul di Auckland. (Marty MELVILLE/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel