FOTO: Potret Nenek Manusia Silver

·Bacaan 1 menit
Tangan keriput nenek berusia sekitar 60 tahun ini dengan cekatan melumuri tangan kaki dan mukanya dengan cat seharga Rp 35 ribu/kaleng  sehingga tak nampak lagi kulitnya yang berwarna coklat kehitaman. (merdeka.com/Arie Basuki)
Tangan keriput nenek berusia sekitar 60 tahun ini dengan cekatan melumuri tangan kaki dan mukanya dengan cat seharga Rp 35 ribu/kaleng sehingga tak nampak lagi kulitnya yang berwarna coklat kehitaman. (merdeka.com/Arie Basuki)

Tangan keriput nenek berusia sekitar 60 tahun ini dengan cekatan melumuri tangan kaki dan mukanya dengan cat seharga Rp 35 ribu/kaleng sehingga tak nampak lagi kulitnya yang berwarna coklat kehitaman. (merdeka.com/Arie Basuki)

“Nanti setelah mengamen,  cat ini bisa dihilangkan dengan cairan pencuci piring”, tuturnya. (merdeka.com/Arie Basuki)
“Nanti setelah mengamen, cat ini bisa dihilangkan dengan cairan pencuci piring”, tuturnya. (merdeka.com/Arie Basuki)

“Nanti setelah mengamen, cat ini bisa dihilangkan dengan cairan pencuci piring”, tuturnya. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sudah 4 bulan ini Ia bersama cucu  laki-lakinya  Reihan  (2,5 tahun)  mengamen menjadi manusia silver, setelah sebelumnya ia sempat menjadi pembantu rumah tangga di kawasan Tangerang. (merdeka.com/Arie Basuki)
Sudah 4 bulan ini Ia bersama cucu laki-lakinya Reihan (2,5 tahun) mengamen menjadi manusia silver, setelah sebelumnya ia sempat menjadi pembantu rumah tangga di kawasan Tangerang. (merdeka.com/Arie Basuki)

Sudah 4 bulan ini Ia bersama cucu laki-lakinya Reihan (2,5 tahun) mengamen menjadi manusia silver, setelah sebelumnya ia sempat menjadi pembantu rumah tangga di kawasan Tangerang. (merdeka.com/Arie Basuki)

Kedua orang tua Reihan yang bercerai sudah lama tidak menengok cucunya menyebabkan Nenek Mumum yang menjanda karena suaminya meninggal menghidupi Reihan seorang diri. (merdeka.com/Arie Basuki)
Kedua orang tua Reihan yang bercerai sudah lama tidak menengok cucunya menyebabkan Nenek Mumum yang menjanda karena suaminya meninggal menghidupi Reihan seorang diri. (merdeka.com/Arie Basuki)

Kedua orang tua Reihan yang bercerai sudah lama tidak menengok cucunya menyebabkan Nenek Mumum yang menjanda karena suaminya meninggal menghidupi Reihan seorang diri. (merdeka.com/Arie Basuki)

Setiap hari  ia naik ojek dari kontrakannya seharga Rpo 400 ribu/bulan di Cipondoh Tangerang  ke kawasan Gaplek , Tangsel. (merdeka.com/Arie Basuki)
Setiap hari ia naik ojek dari kontrakannya seharga Rpo 400 ribu/bulan di Cipondoh Tangerang ke kawasan Gaplek , Tangsel. (merdeka.com/Arie Basuki)

Setiap hari ia naik ojek dari kontrakannya seharga Rpo 400 ribu/bulan di Cipondoh Tangerang ke kawasan Gaplek , Tangsel. (merdeka.com/Arie Basuki)

Dengan menggendong cucunya,  ia berdiri di depan para pengendara bermotor  yang berhenti karena lampu merah.  Ditaruhnya kotak kardus pada aspal, lalu  berdiri dengan sikap hormat dan selanjutnya berkeliling dengan kotak kardus  mengharapkan imbalan uang receh. (merdeka.com/Arie Basuki)
Dengan menggendong cucunya, ia berdiri di depan para pengendara bermotor yang berhenti karena lampu merah. Ditaruhnya kotak kardus pada aspal, lalu berdiri dengan sikap hormat dan selanjutnya berkeliling dengan kotak kardus mengharapkan imbalan uang receh. (merdeka.com/Arie Basuki)

Dengan menggendong cucunya, ia berdiri di depan para pengendara bermotor yang berhenti karena lampu merah. Ditaruhnya kotak kardus pada aspal, lalu berdiri dengan sikap hormat dan selanjutnya berkeliling dengan kotak kardus mengharapkan imbalan uang receh. (merdeka.com/Arie Basuki)

Rata-rata Rp 50 ribu hinga Rp 100 ribu diperoleh dari mengamen hingga jelang sore hari. “Yang penting dapat membeli susu buat Reihan dan makan sehari-hari”, tuturnya. (merdeka.com/Arie Basuki)
Rata-rata Rp 50 ribu hinga Rp 100 ribu diperoleh dari mengamen hingga jelang sore hari. “Yang penting dapat membeli susu buat Reihan dan makan sehari-hari”, tuturnya. (merdeka.com/Arie Basuki)

Rata-rata Rp 50 ribu hinga Rp 100 ribu diperoleh dari mengamen hingga jelang sore hari. “Yang penting dapat membeli susu buat Reihan dan makan sehari-hari”, tuturnya. (merdeka.com/Arie Basuki)