Foto Privat Zuckerberg Bocor

TEMPO.CO, California - Randi Zuckerberg, mantan direktur pemasaran Facebook dan adik Mark Zuckerberg, tidak senang pada libur Natal kali ini. Sebuah fotonya yang diposting ke akun Facebook keluarganya, bocor. Ia tak menduga saat bermain-main dengan aplikasi Poke baru Facebook itu membuat foto-foto privatnya bermuara di Twitter.

Foto itu di-tweet oleh Callie Schweitzer, seorang eksekutif pemasaran di Vox Media, ketika ia berpikir bahwa itu adalah foto publik di Facebook. Schweitzer men-subscibe ke feed publik Facebook Zuckerberg dan berpikir update itu bersifat publik.

"@ Randizuckerberg. Menunjukkan respon keluarganya untuk Poke #GAH," tweet Schweitzer bersama dengan foto itu.

Tidak butuh waktu lama bagi Randi Zuckerberg untuk merespon. "Tidak yakin di mana Anda mendapatkan foto ini. Aku mem-posting hanya untuk teman-teman di Facebook. Sampai Anda bisa me-reposting ke Twitter adalah cara yang cool," katanya di Twitter.

Schweitzer menjelaskan bahwa dia pikir foto itu di-setting untuk publik, sebelum akhirnya meminta maaf dan menghapus foto segera. Tentu saja, ini adalah Internet - foto itu tidak terhapus seluruhnya. Banyak situs web, termasuk Buzzfeed, Business Insider, Mashable, dan Gizmodo semua kini memajang foto ini. VentureBeat bahkan mengatakan bahkan Zuckerberg yang tersandung oleh pengaturan privasi Facebook.

Namun, Zuckerberg dengan sengit menjawab, "Ini bukan tentang pengaturan privasi, ini tentang kesopanan manusia."

Mulai Jumat lalu, Facebook meluncurkan alat yang didesain ulang terkait privasi. Salah satu penambahan termasuk pesan yang otomatis muncul ketika Anda men-untag foto. Pesan memberitahu pengguna bahwa foto mungkin masih terlihat oleh orang lain.

ABC NEWS | TRIP B

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.