FOTO: Ratusan Ribu Bendera Putih Tandai Korban Tewas karena COVID-19 di AS

·Bacaan 2 menit
Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)
Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)
Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)
Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)
Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)
Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Zoe Nassimoff dari Argentina melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). (AP Photo/Brynn Anderson)
Zoe Nassimoff dari Argentina melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). (AP Photo/Brynn Anderson)

Zoe Nassimoff dari Argentina melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). (AP Photo/Brynn Anderson)

Zoe Nassimoff dari Argentina memegang bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). (AP Photo/Brynn Anderson)
Zoe Nassimoff dari Argentina memegang bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). (AP Photo/Brynn Anderson)

Zoe Nassimoff dari Argentina memegang bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). (AP Photo/Brynn Anderson)

Bendera putih dipajang untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)
Bendera putih dipajang untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Bendera putih dipajang untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)
Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Warga melihat bendera putih untuk mengenang orang AS yang meninggal karena COVID-19 dalam instalasi seni sementara seniman Suzanne Brennan Firstenberg 'Di Amerika: Ingat' di National Mall, Washington, AS, Jumat (17/9/2021). Instalasi terdiri dari lebih dari 630.000 bendera. (AP Photo/Brynn Anderson)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel