FOTO: Replika Titanic Bakal Jadi Destinasi Wisata China

·Bacaan 2 menit
Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Sang investor Su Shaojun mengaku terinspirasi dari film box office yang dibintangi Leonardo Dicaprio dan Kate Winslet, Titanic (1997). (NOEL CELIS/AFP)
Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Sang investor Su Shaojun mengaku terinspirasi dari film box office yang dibintangi Leonardo Dicaprio dan Kate Winslet, Titanic (1997). (NOEL CELIS/AFP)

Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Sang investor Su Shaojun mengaku terinspirasi dari film box office yang dibintangi Leonardo Dicaprio dan Kate Winslet, Titanic (1997). (NOEL CELIS/AFP)

Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Kapal ini dibangun autentik seperti kapal pesiar yang karam di Samudera Atlantik pada 1912 silam. (NOEL CELIS/AFP)
Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Kapal ini dibangun autentik seperti kapal pesiar yang karam di Samudera Atlantik pada 1912 silam. (NOEL CELIS/AFP)

Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Kapal ini dibangun autentik seperti kapal pesiar yang karam di Samudera Atlantik pada 1912 silam. (NOEL CELIS/AFP)

Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Replika autentik ini, kata Su Shaojun, akan dibukanya sebagai museum kapal sepanjang 160 meter. (NOEL CELIS/AFP)
Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Replika autentik ini, kata Su Shaojun, akan dibukanya sebagai museum kapal sepanjang 160 meter. (NOEL CELIS/AFP)

Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Replika autentik ini, kata Su Shaojun, akan dibukanya sebagai museum kapal sepanjang 160 meter. (NOEL CELIS/AFP)

Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Su Shaojun memastikan proyek replika Titanic ini bakal seautentik mungkin dengan yang dibuat di galangan kapal Southampton pada awal abad 20. (NOEL CELIS/AFP)
Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Su Shaojun memastikan proyek replika Titanic ini bakal seautentik mungkin dengan yang dibuat di galangan kapal Southampton pada awal abad 20. (NOEL CELIS/AFP)

Foto dari udara menunjukkan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Su Shaojun memastikan proyek replika Titanic ini bakal seautentik mungkin dengan yang dibuat di galangan kapal Southampton pada awal abad 20. (NOEL CELIS/AFP)

Para pekerja berjalan dekat replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Dari mulai ruang makan, kabin mewah, bahkan hingga gagang pintu akan dibuat seautentik mungkin dengan Titanic yang karam. (NOEL CELIS/AFP)
Para pekerja berjalan dekat replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Dari mulai ruang makan, kabin mewah, bahkan hingga gagang pintu akan dibuat seautentik mungkin dengan Titanic yang karam. (NOEL CELIS/AFP)

Para pekerja berjalan dekat replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Dari mulai ruang makan, kabin mewah, bahkan hingga gagang pintu akan dibuat seautentik mungkin dengan Titanic yang karam. (NOEL CELIS/AFP)

Wujud replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek replika Titanic ini dianggarkan pembangunannya selama enam tahun. (NOEL CELIS/AFP)
Wujud replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek replika Titanic ini dianggarkan pembangunannya selama enam tahun. (NOEL CELIS/AFP)

Wujud replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek replika Titanic ini dianggarkan pembangunannya selama enam tahun. (NOEL CELIS/AFP)

Seorang pekerja mengerjakan pembuatan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek replika Titanic menggunakan 23 ribu ton besi dan melibatkan lebih dari seratus pekerja. (NOEL CELIS/AFP)
Seorang pekerja mengerjakan pembuatan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek replika Titanic menggunakan 23 ribu ton besi dan melibatkan lebih dari seratus pekerja. (NOEL CELIS/AFP)

Seorang pekerja mengerjakan pembuatan replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek replika Titanic menggunakan 23 ribu ton besi dan melibatkan lebih dari seratus pekerja. (NOEL CELIS/AFP)

Seorang pekerja mengelas replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek ini, kata Su Shaojun, diperkirakan menghabiskan biaya satu miliar yuan (sekitar Rp 2,2 triliun). (NOEL CELIS/AFP)
Seorang pekerja mengelas replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek ini, kata Su Shaojun, diperkirakan menghabiskan biaya satu miliar yuan (sekitar Rp 2,2 triliun). (NOEL CELIS/AFP)

Seorang pekerja mengelas replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Proyek ini, kata Su Shaojun, diperkirakan menghabiskan biaya satu miliar yuan (sekitar Rp 2,2 triliun). (NOEL CELIS/AFP)

Seorang pekerja menyapu bagian dalam replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Museum Titanic itu akan berada di tengah taman bertema di Provinsi Sichuan yang berjarak sekitar 1.000 kilometer dari lautan. (NOEL CELIS/AFP)
Seorang pekerja menyapu bagian dalam replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Museum Titanic itu akan berada di tengah taman bertema di Provinsi Sichuan yang berjarak sekitar 1.000 kilometer dari lautan. (NOEL CELIS/AFP)

Seorang pekerja menyapu bagian dalam replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Museum Titanic itu akan berada di tengah taman bertema di Provinsi Sichuan yang berjarak sekitar 1.000 kilometer dari lautan. (NOEL CELIS/AFP)

Su Shaojun, investor replika Titanic dekat model kapal saat wawancara di kantornya di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Su Shaojun menyatakan pengunjung bisa menginap satu malam untuk mendapatkan layanan kapal pesiar bintang lima dengan 2.000 yuan (Rp 4,4 juta). (NOEL CELIS/AFP)
Su Shaojun, investor replika Titanic dekat model kapal saat wawancara di kantornya di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Su Shaojun menyatakan pengunjung bisa menginap satu malam untuk mendapatkan layanan kapal pesiar bintang lima dengan 2.000 yuan (Rp 4,4 juta). (NOEL CELIS/AFP)

Su Shaojun, investor replika Titanic dekat model kapal saat wawancara di kantornya di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 26 April 2021. Su Shaojun menyatakan pengunjung bisa menginap satu malam untuk mendapatkan layanan kapal pesiar bintang lima dengan 2.000 yuan (Rp 4,4 juta). (NOEL CELIS/AFP)

Pekerja berjalan dekat pajangan di lokasi replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi (tidak digambarkan) di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Su Shaoujun menargetkan setidaknya lima juta pengunjung tahunan akan datang menikmati 'Titanic' ini. (NOEL CELIS/AFP)
Pekerja berjalan dekat pajangan di lokasi replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi (tidak digambarkan) di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Su Shaoujun menargetkan setidaknya lima juta pengunjung tahunan akan datang menikmati 'Titanic' ini. (NOEL CELIS/AFP)

Pekerja berjalan dekat pajangan di lokasi replika kapal Titanic yang masih dalam tahap konstruksi (tidak digambarkan) di Daying County, Provinsi Sichuan, China, 27 April 2021. Su Shaoujun menargetkan setidaknya lima juta pengunjung tahunan akan datang menikmati 'Titanic' ini. (NOEL CELIS/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel