Foto: Resmi Menukangi Tottenham, Berikut 5 Prestasi yang Pernah Ditorehkan Antonio Conte sebagai Pelatih

·Bacaan 1 menit
Nama Antonio Conte baru melejit ketika menangani klub Serie B Liga Italia pada 2007 silam. Ia mampu membawa Bari menjuarai Serie B dan promosi ke Serie A semusim berselang. Selain Bari, Conte juga pernah membawa Siena naik ke Serie A. (AFP/Damien Meyer)
Nama Antonio Conte baru melejit ketika menangani klub Serie B Liga Italia pada 2007 silam. Ia mampu membawa Bari menjuarai Serie B dan promosi ke Serie A semusim berselang. Selain Bari, Conte juga pernah membawa Siena naik ke Serie A. (AFP/Damien Meyer)

Nama Antonio Conte baru melejit ketika menangani klub Serie B Liga Italia pada 2007 silam. Ia mampu membawa Bari menjuarai Serie B dan promosi ke Serie A semusim berselang. Selain Bari, Conte juga pernah membawa Siena naik ke Serie A. (AFP/Damien Meyer)

Pada tahun 2011, Juventus akhirnya merekrut Conte setelah melihat kesuksesan bersama Siena. Sempat diragukan karena pengalamannya, Conte berhasil membuktikan dengan menyabet gelar Scudetto pada musim itu. Ia juga mampu membawa Juve mendominasi Serie A tiga musim berturut-turut. (AFP/Giuseppe Cacace)
Pada tahun 2011, Juventus akhirnya merekrut Conte setelah melihat kesuksesan bersama Siena. Sempat diragukan karena pengalamannya, Conte berhasil membuktikan dengan menyabet gelar Scudetto pada musim itu. Ia juga mampu membawa Juve mendominasi Serie A tiga musim berturut-turut. (AFP/Giuseppe Cacace)

Pada tahun 2011, Juventus akhirnya merekrut Conte setelah melihat kesuksesan bersama Siena. Sempat diragukan karena pengalamannya, Conte berhasil membuktikan dengan menyabet gelar Scudetto pada musim itu. Ia juga mampu membawa Juve mendominasi Serie A tiga musim berturut-turut. (AFP/Giuseppe Cacace)

Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia setelah tiga musim bersama Si Nyonya Tua. Ia mampu membuat Timnas Italia tampil impresif dengan skema 3-5-2 ala Juventus. Sayangnya, Conte harus terhenti di perempatfinal Euro 2016 bersama Gli Azzurri. (AFP/Marcello Paternostro)
Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia setelah tiga musim bersama Si Nyonya Tua. Ia mampu membuat Timnas Italia tampil impresif dengan skema 3-5-2 ala Juventus. Sayangnya, Conte harus terhenti di perempatfinal Euro 2016 bersama Gli Azzurri. (AFP/Marcello Paternostro)

Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia setelah tiga musim bersama Si Nyonya Tua. Ia mampu membuat Timnas Italia tampil impresif dengan skema 3-5-2 ala Juventus. Sayangnya, Conte harus terhenti di perempatfinal Euro 2016 bersama Gli Azzurri. (AFP/Marcello Paternostro)

Antonio Conte memulai karier kepelatihan di Liga Inggris bersama Chelsea pada tahun 2016. Hebatnya, ia mampu membawa The Blues menyabet gelar Liga Inggris di musim perdannya. Selain itu, Conte juga sempat menyumbangkan gelar Piala FA sebelum dipecat pada musim keduanya. (AFP/Ben Stansall)
Antonio Conte memulai karier kepelatihan di Liga Inggris bersama Chelsea pada tahun 2016. Hebatnya, ia mampu membawa The Blues menyabet gelar Liga Inggris di musim perdannya. Selain itu, Conte juga sempat menyumbangkan gelar Piala FA sebelum dipecat pada musim keduanya. (AFP/Ben Stansall)

Antonio Conte memulai karier kepelatihan di Liga Inggris bersama Chelsea pada tahun 2016. Hebatnya, ia mampu membawa The Blues menyabet gelar Liga Inggris di musim perdannya. Selain itu, Conte juga sempat menyumbangkan gelar Piala FA sebelum dipecat pada musim keduanya. (AFP/Ben Stansall)

Memenangkan Gelar Liga Italia 2020/2021 bersama Inter Milan merupakan prestasi terbaru Antonio Conte. Selain itu, ia sukses menghentikan dominasi Juventus sebagai penguasa Liga Italia. Namun, ia akhirnya memilih mengakhiri kontraknya akibat masalah internal keuangan timnya. (AFP/Miguel Medina)
Memenangkan Gelar Liga Italia 2020/2021 bersama Inter Milan merupakan prestasi terbaru Antonio Conte. Selain itu, ia sukses menghentikan dominasi Juventus sebagai penguasa Liga Italia. Namun, ia akhirnya memilih mengakhiri kontraknya akibat masalah internal keuangan timnya. (AFP/Miguel Medina)

Memenangkan Gelar Liga Italia 2020/2021 bersama Inter Milan merupakan prestasi terbaru Antonio Conte. Selain itu, ia sukses menghentikan dominasi Juventus sebagai penguasa Liga Italia. Namun, ia akhirnya memilih mengakhiri kontraknya akibat masalah internal keuangan timnya. (AFP/Miguel Medina)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel