FOTO: Ribuan Pengungsi Muslim Rohingya Kembali Dikirim ke Pulau Rawan Banjir

·Bacaan 1 menit
Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). Pada gelombang pertama lebih dari 1.600 pengungsi direlokasi. (AFP/Rehman Asad)
Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). Pada gelombang pertama lebih dari 1.600 pengungsi direlokasi. (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). Pada gelombang pertama lebih dari 1.600 pengungsi direlokasi. (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya naik kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). Sebanyak 1.804 pengungsi direlokasi menggunakan tujuh kapal ke Bhasan Char. (AFP/Rehman Asad)
Pengungsi Rohingya naik kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). Sebanyak 1.804 pengungsi direlokasi menggunakan tujuh kapal ke Bhasan Char. (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya naik kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). Sebanyak 1.804 pengungsi direlokasi menggunakan tujuh kapal ke Bhasan Char. (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)
Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)
Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)
Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)

Pengungsi Rohingya duduk di kapal Angkatan Laut Bangladesh saat mereka dipindahkan ke pulau rawan banjir yang kontroversial, Bhashan Char di Teluk Benggala, di Chittagong (29/12/2020). (AFP/Rehman Asad)