FOTO: Rumah Akan Digusur Taliban, Penduduk Afghanistan Turun ke Jalan

·Bacaan 1 menit
Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)
Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)
Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)
Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)
Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)
Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Penduduk setempat mengambil bagian dalam pawai protes terhadap pengumuman yang dilaporkan oleh Taliban di Kandahar (14/9/2021). Para penduduk memprotes Taliban yang ingin menggusur rumah mereka yang dibangun di atas tanah milik negara. (AFP/Javed Tanveer)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel