FOTO: Satu RT di Kelurahan Srengseng Sawah Terapkan Karantina usai Belasan Warga Positif Covid-19

·Bacaan 1 menit
Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021).  Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas Jagakarsa mendatangi warga untuk melakukan tes antigen di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta, Selasa (25/05/2021).  Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas Puskesmas Jagakarsa mendatangi warga untuk melakukan tes antigen di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas Jagakarsa mendatangi warga untuk melakukan tes antigen di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas puskesmas melakukan tes antigen massal di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular usai melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas puskesmas melakukan tes antigen massal di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular usai melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas puskesmas melakukan tes antigen massal di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular usai melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021).  Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021).  Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021).  Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas Puskesmas mendatangi warga di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Satu RT di wilayah itu menerapkan lockdown skala mikro setelah 13 warga dikonfirmasi positif Covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021).  Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Petugas damkar menyemprotkan desinfektan di kawasan permukiman RT 04/ RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta, Selasa (25/05/2021). Sebanyak 13 orang di wilayah itu diketahui positif Covid-19 yang diduga tertular setelah melaksanakan mudik dan halal bihalal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel