FOTO: Suap Pengurusan Dana Provinsi, KPK Tahan Dua Tersangka

·Bacaan 2 menit
Petugas KPK mengawal tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019, Ade Barkah S (kedua kanan) dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya untuk mendalami pemeriksaan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Petugas KPK mengawal tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019, Ade Barkah S (kedua kanan) dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya untuk mendalami pemeriksaan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Petugas KPK mengawal tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019, Ade Barkah S (kedua kanan) dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya untuk mendalami pemeriksaan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Siti Aisyah sebagai tersangka suap pengurusan dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Siti Aisyah sebagai tersangka suap pengurusan dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Siti Aisyah sebagai tersangka suap pengurusan dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 dan 2019-2024, Ade Barkah Surahman usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Ade Barkah S sebagai tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 dan 2019-2024, Ade Barkah Surahman usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Ade Barkah S sebagai tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 dan 2019-2024, Ade Barkah Surahman usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Ade Barkah S sebagai tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menyampaikan keterangan terkait penahanan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya untuk pemeriksaan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menyampaikan keterangan terkait penahanan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya untuk pemeriksaan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar menyampaikan keterangan terkait penahanan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya untuk pemeriksaan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Siti Aisyah sebagai tersangka suap pengurusan dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Siti Aisyah sebagai tersangka suap pengurusan dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani usai rilis penahanan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan Siti Aisyah sebagai tersangka suap pengurusan dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah S (kanan) dan Siti Aisyah Tuti Handayani (kiri) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya sebagai tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah S (kanan) dan Siti Aisyah Tuti Handayani (kiri) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya sebagai tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah S (kanan) dan Siti Aisyah Tuti Handayani (kiri) di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). KPK menahan keduanya sebagai tersangka suap dana bantuan Provinsi kepada Kabupaten Indramayu TA 2017-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar bersiap menyampaikan keterangan terkait penahanan Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar bersiap menyampaikan keterangan terkait penahanan Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar bersiap menyampaikan keterangan terkait penahanan Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2014-2019 Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4/2021). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)