FOTO: Tiga Bulan Ditutup, Bandara Orly Paris Kembali Dibuka

Seorang staf yang mengenakan APD terlihat di Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Orly merupakan bandara terbesar kedua di ibu kota Prancis setelah Bandara Charles de Gaulle (CDG). (Xinhua/Aurelien Morissard)

Seorang staf yang mengenakan APD terlihat di Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Orly merupakan bandara terbesar kedua di ibu kota Prancis setelah Bandara Charles de Gaulle (CDG). (Xinhua/Aurelien Morissard)

Para penumpang mengenakan masker terlihat di terminal keberangkatan Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Bandara Paris Orly dibuka kembali mulai Jumat (26/6) dengan layanan terbatas setelah hampir tiga bulan ditutup karena krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19. (Xinhua/Aurelien Morissard)

Para penumpang mengenakan masker terlihat di terminal keberangkatan Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Bandara Paris Orly dibuka kembali mulai Jumat (26/6) dengan layanan terbatas setelah hampir tiga bulan ditutup karena krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19. (Xinhua/Aurelien Morissard)

Para penumpang mengenakan masker terlihat di terminal keberangkatan Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Orly merupakan bandara terbesar kedua di ibu kota Prancis setelah Bandara Charles de Gaulle (CDG). (Xinhua/Aurelien Morissard)

Para penumpang mengenakan masker terlihat di terminal keberangkatan Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Orly merupakan bandara terbesar kedua di ibu kota Prancis setelah Bandara Charles de Gaulle (CDG). (Xinhua/Aurelien Morissard)

Pesawat maskapai Air Corsica mendarat di Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Bandara Paris Orly dibuka kembali mulai Jumat (26/6) dengan layanan terbatas setelah hampir tiga bulan ditutup karena krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19. (Xinhua/Aurelien Morissard)

Pesawat maskapai Air Corsica mendarat di Bandara Orly Paris, Prancis (26/6/2020). Bandara Paris Orly dibuka kembali mulai Jumat (26/6) dengan layanan terbatas setelah hampir tiga bulan ditutup karena krisis kesehatan akibat pandemi COVID-19. (Xinhua/Aurelien Morissard)