FOTO: Umat Yahudi Peringati Eksodus Bangsa Israel dari Mesir

·Bacaan 1 menit
Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)
Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)
Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)
Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memanjatkan doa saat memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memegang daun palem, jeruk, daun pohon murad dan cabang willow saat berdoa memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)
Umat Yahudi memegang daun palem, jeruk, daun pohon murad dan cabang willow saat berdoa memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memegang daun palem, jeruk, daun pohon murad dan cabang willow saat berdoa memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memegang daun palem, jeruk, daun pohon murad dan cabang willow saat berdoa memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)
Umat Yahudi memegang daun palem, jeruk, daun pohon murad dan cabang willow saat berdoa memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Umat Yahudi memegang daun palem, jeruk, daun pohon murad dan cabang willow saat berdoa memperingati Hari Raya Sukkot di Tembok Barat, Kota Tua Yerusalem, 22 September 2021. Sukkot adalah hari raya untuk memperingati eksodus bangsa Israel dari Mesir sekitar 3200 tahun yang lalu. (Emmanuel DUNAND/AFP)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel