FOTO: Vaksin COVID-19 Moderna untuk Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Umum

·Bacaan 1 menit
Warga menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)
Warga menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Warga menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Warga menjalani screening sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)
Warga menjalani screening sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Warga menjalani screening sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Warga menjalani screening sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)
Warga menjalani screening sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Warga menjalani screening sebelum disuntik vaksin COVID-19 Moderna oleh petugas kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada warga di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Di Indonesia, vaksin COVID-19 Moderna khusus bagi tenaga kesehatan sebagai vaksin ketiga atau booster, namun kini tidak lagi. (merdeka.com/Imam Buhori)
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada warga di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Di Indonesia, vaksin COVID-19 Moderna khusus bagi tenaga kesehatan sebagai vaksin ketiga atau booster, namun kini tidak lagi. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada warga di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Di Indonesia, vaksin COVID-19 Moderna khusus bagi tenaga kesehatan sebagai vaksin ketiga atau booster, namun kini tidak lagi. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada warga di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Di Indonesia, vaksin COVID-19 Moderna khusus bagi tenaga kesehatan sebagai vaksin ketiga atau booster, namun kini tidak lagi. (merdeka.com/Imam Buhori)
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada warga di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Di Indonesia, vaksin COVID-19 Moderna khusus bagi tenaga kesehatan sebagai vaksin ketiga atau booster, namun kini tidak lagi. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Moderna kepada warga di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Di Indonesia, vaksin COVID-19 Moderna khusus bagi tenaga kesehatan sebagai vaksin ketiga atau booster, namun kini tidak lagi. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 Moderna saat kegiatan vaksinasi di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 Moderna saat kegiatan vaksinasi di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin COVID-19 Moderna saat kegiatan vaksinasi di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta, Jumat (20/8/2021). Bagi masyarakat umum, saat ini diperbolehkan mendapat vaksin COVID-19 Moderna untuk menekan penyebaran virus corona. (merdeka.com/Imam Buhori)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel