FOTO: Warga Myanmar di Jepang Turun ke Jalan Protes Kudeta Militer

·Bacaan 1 menit
Warga Myanmar yang tinggal di Jepang membawa foto pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang kini ditahan saat protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Aksi yang terjadi di tengah pandemi ini dijaga ketat oleh polisi Jepang. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Warga Myanmar yang tinggal di Jepang membawa foto pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang kini ditahan saat protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Aksi yang terjadi di tengah pandemi ini dijaga ketat oleh polisi Jepang. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Warga Myanmar yang tinggal di Jepang membawa foto pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang kini ditahan saat protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Aksi yang terjadi di tengah pandemi ini dijaga ketat oleh polisi Jepang. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Warga Myanmar yang tinggal di Jepang membawa foto pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang kini ditahan saat protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Militer Myanmar melakukan kudeta dan Senin 1 Februari dan menahan sejumlah tokoh termasuk Aung San Suu Kyi. (AP Photo/Eugene Hoshiko
Warga Myanmar yang tinggal di Jepang membawa foto pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang kini ditahan saat protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Militer Myanmar melakukan kudeta dan Senin 1 Februari dan menahan sejumlah tokoh termasuk Aung San Suu Kyi. (AP Photo/Eugene Hoshiko

Warga Myanmar yang tinggal di Jepang membawa foto pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang kini ditahan saat protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Militer Myanmar melakukan kudeta dan Senin 1 Februari dan menahan sejumlah tokoh termasuk Aung San Suu Kyi. (AP Photo/Eugene Hoshiko

Warga Myanmar di Jepang berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021).  Pemimpin baru Myanmar mengatakan pemerintah militer dilantik setelah kudeta Senin merencanakan penyelidikan atas dugaan penipuan dalam pemilihan umum tahun lalu. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Warga Myanmar di Jepang berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Pemimpin baru Myanmar mengatakan pemerintah militer dilantik setelah kudeta Senin merencanakan penyelidikan atas dugaan penipuan dalam pemilihan umum tahun lalu. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Warga Myanmar di Jepang berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Pemimpin baru Myanmar mengatakan pemerintah militer dilantik setelah kudeta Senin merencanakan penyelidikan atas dugaan penipuan dalam pemilihan umum tahun lalu. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Warga Myanmar di Jepang berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021).  Sebuah surat kabar negara itu mengabarkan bahwa pemimpin baru Myanmar juga akan memprioritaskan wabah COVID-19 dan ekonomi. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Warga Myanmar di Jepang berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Sebuah surat kabar negara itu mengabarkan bahwa pemimpin baru Myanmar juga akan memprioritaskan wabah COVID-19 dan ekonomi. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Warga Myanmar di Jepang berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). Sebuah surat kabar negara itu mengabarkan bahwa pemimpin baru Myanmar juga akan memprioritaskan wabah COVID-19 dan ekonomi. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Warga Myanmar yang tinggal di Jepang dan pendukungnya berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021).  (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Warga Myanmar yang tinggal di Jepang dan pendukungnya berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Warga Myanmar yang tinggal di Jepang dan pendukungnya berbaris selama protes di depan Kementerian Luar Negeri di Tokyo (3/2/2021). (AP Photo/Eugene Hoshiko)