FOTO: Yakinkan Pasien COVID-19, Petugas Medis Italia Tempel Gambar Wajah di APD

·Bacaan 1 menit
Tampilan cetakan foto petugas medis COVID-19 di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Tampilan cetakan foto petugas medis COVID-19 di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Tampilan cetakan foto petugas medis COVID-19 di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Seorang petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Seorang petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Seorang petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Para petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajah mereka di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Para petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajah mereka di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Para petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajah mereka di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat merawat pasien di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat merawat pasien di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat merawat pasien di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat merawat pasien di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat merawat pasien di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat merawat pasien di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Seorang petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat bekerja di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)
Seorang petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat bekerja di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Seorang petugas medis COVID-19 mengenakan APD bergambar wajahnya saat bekerja di RS Santo Stefano, Prato, Italia, 17 Desember 2020. Para dokter dan perawat Rumah Sakit Santo Stefano mengenakan APD bergambar wajah mereka agar dapat dikenali dan meyakinkan pasien. (Alberto PIZZOLI/AFP)